Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Bisnis

Wall Street Menguat Selasa 27 Oktober 2026, Saham Teknologi dan Chip Melonjak

×

Wall Street Menguat Selasa 27 Oktober 2026, Saham Teknologi dan Chip Melonjak

Sebarkan artikel ini
Wall Street Menguat Selasa 27 Oktober 2026 — Ilustrasi pergerakan indeks saham Wall Street dengan grafik naik dan sorotan saham teknologi
Indeks Nasdaq Composite memimpin penguatan Wall Street pada Selasa (27/10/2026) dengan kenaikan 1,18% ke level 26.477,81.
Banner Iklan Harianesia 468x60

Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Selasa (27/10/2026), ditopang kebangkitan saham teknologi di tengah menguatnya optimisme terhadap kecerdasan buatan (AI) dan berlanjutnya musim laporan keuangan kuartal III-2026.

Indeks Nasdaq Composite memimpin penguatan dengan kenaikan 1,18% atau 308,43 poin ke level 26.477,81. S&P 500 naik 0,60% atau 45,83 poin menjadi 7.722,60, sedangkan Dow Jones Industrial Average hanya menguat tipis 0,03% atau 15,99 poin ke posisi 52.377,57.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Sentimen positif saham teknologi salah satunya ditopang kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) Anthropic. Perkembangan itu mendorong saham-saham semikonduktor menguat selama tiga sesi perdagangan berturut-turut.

Sebelumnya, sektor semikonduktor tertekan sepanjang bulan ini akibat kekhawatiran terhadap keberlanjutan belanja AI yang dibiayai utang, di tengah meningkatnya biaya pinjaman.

Meski masih terkoreksi lebih dari 20% dari rekor penutupan tertinggi pada 22 Juni, indeks Philadelphia SE Semiconductor telah melonjak 62,1% sepanjang tahun berjalan. Kinerja itu jauh melampaui kenaikan S&P 500 yang mencapai 12,8% sejak awal tahun.

Philadelphia SE Semiconductor: melonjak 62,1% sepanjang tahun berjalan

S&P 500: naik 12,8% sejak awal tahun

CEO Horizon Investment Services Chuck Carlson menilai kabar mengenai Anthropic memberikan dorongan pemulihan bagi saham AI, khususnya sektor semikonduktor, setelah tertekan dalam beberapa pekan terakhir.

“Berita tersebut tampaknya memberikan sedikit reli pemulihan bagi saham AI, terutama saham semikonduktor,”

— Chuck Carlson, CEO Horizon Investment Services

Dari sisi data ekonomi, pesanan baru untuk komputer dan peralatan periferal di AS meningkat. Kondisi ini memperkuat indikasi bahwa belanja terkait AI masih menjadi salah satu pendorong permintaan di sektor teknologi.

Di sisi lain, Meta Platforms menaikkan nilai penggalangan dana melalui penerbitan surat utang dan instrumen ekuitas menjadi US$ 97,5 miliar untuk membiayai ekspansi AI. Langkah tersebut justru menekan saham induk Facebook itu hingga 1,6%.

Musim laporan keuangan dan keputusan The Fed

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan musim laporan keuangan kuartal III-2026. Berdasarkan data LSEG terbaru yang tersedia, hampir separuh perusahaan dalam indeks S&P 500 telah melaporkan kinerjanya, dan sebanyak 83% di antaranya membukukan kinerja di atas ekspektasi pasar.

Meski begitu, pergerakan saham individual masih dipengaruhi hasil kinerja dan prospek bisnis masing-masing perusahaan.

Saham Boeing anjlok 10,7% setelah melaporkan kerugian kuartalan yang lebih besar dari perkiraan. Saham Xylem, perusahaan pengelolaan air, turun 14,2% setelah memangkas proyeksi kinerja setahun penuh.

Sebaliknya, saham United Parcel Service (UPS) naik 5,8% setelah menaikkan proyeksi pendapatan dan laba tahunan. Saham operator kapal pesiar Royal Caribbean turut menguat 5,5% setelah meningkatkan proyeksi laba tahunannya.

Saham Sherwin-Williams turun 2,7% setelah laba kuartalannya tidak memenuhi ekspektasi pasar sehingga turut membebani pergerakan Dow Jones.

  • Nasdaq Composite naik 1,18% ke 26.477,81, memimpin penguatan indeks utama AS.
  • 83% perusahaan S&P 500 yang sudah melaporkan kinerja melampaui ekspektasi pasar.
  • Sektor teknologi mencatat kenaikan terbesar, sementara sektor energi melemah paling dalam.

Investor selanjutnya menantikan laporan keuangan Microsoft dan Alphabet yang dijadwalkan pada Rabu (28/10/2026), disusul Amazon.com pada Kamis (29/10/2026).

Dari sisi kebijakan moneter, Federal Reserve memulai rapat kebijakan pada Selasa. Pasar secara luas memperkirakan bank sentral AS mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75%-4%.

Berdasarkan perangkat FedWatch milik CME, pelaku pasar memperkirakan The Fed menahan suku bunga pada pertemuan Oktober dan menunggu pertemuan terakhir tahun ini pada Desember untuk kemungkinan penyesuaian berikutnya.

Carlson mengatakan ekspektasi bahwa The Fed tidak akan mengubah suku bunga pada pertemuan kali ini turut memberikan ruang bagi reli pasar saham.

Dari 11 sektor utama S&P 500, sektor teknologi mencatat kenaikan terbesar. Sebaliknya, sektor energi menjadi sektor dengan penurunan persentase terdalam seiring melemahnya harga minyak mentah di tengah perhatian pasar terhadap negosiasi perdamaian di Timur Tengah.

Pertanyaan Umum

Mengapa saham teknologi AS menguat pada 27 Oktober 2026?

Penguatan didorong kabar rencana IPO Anthropic yang membangkitkan kembali optimisme terhadap AI, terutama di sektor semikonduktor yang naik tiga sesi berturut-turut, ditambah musim laporan keuangan kuartal III-2026 yang berjalan positif.

Berapa kenaikan indeks utama AS pada perdagangan tersebut?

Nasdaq Composite naik 1,18% atau 308,43 poin ke 26.477,81, S&P 500 naik 0,60% atau 45,83 poin ke 7.722,60, dan Dow Jones menguat tipis 0,03% atau 15,99 poin ke 52.377,57.

Apa yang dinantikan pasar dari The Fed?

Pasar memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75%-4% pada pertemuan Oktober, dengan kemungkinan penyesuaian baru ditunggu pada pertemuan Desember.

Sumber: Kontan

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Baca Juga :  BEI Kembali Terapkan Short Selling, Analis Ingatkan Risiko Sentimen
Banner Iklan Harianesia 120x600