Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Bisnis

Wall Street Menguat Berkat IPO Anthropic, Saham Teknologi Melonjak

×

Wall Street Menguat Berkat IPO Anthropic, Saham Teknologi Melonjak

Sebarkan artikel ini
Wall Street Menguat Berkat IPO Anthropic — Ilustrasi indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat di bursa Wall Street setelah IPO Anthropic
Bursa saham AS menguat pada Senin (26/10/2026) setelah IPO Anthropic mendorong kenaikan saham teknologi.
Banner Iklan Harianesia 468x60

Harianesia Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/10/2026), dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq bangkit setelah mencatat penurunan selama dua pekan berturut-turut.

Sentimen positif datang dari pengajuan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) perusahaan kecerdasan buatan Anthropic. Langkah itu mendorong kenaikan saham-saham teknologi dan perusahaan terkait kecerdasan buatan (AI).

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Mengutip Reuters, investor juga mencermati agenda ekonomi dan laporan keuangan perusahaan teknologi besar yang akan menjadi katalis pasar sepanjang pekan ini.

Angka Penutupan Tiga Indeks Utama

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 146,42 poin atau 0,28% ke level 52.361,58. S&P 500 menguat 53,09 poin atau 0,70% ke posisi 7.676,77.

Nasdaq Composite bertambah 214,04 poin atau 0,83% menjadi 26.169,38.

IndeksPenutupan 26 Oktober 2026
Dow Jones52.361,58 (+0,28%)
S&P 5007.676,77 (+0,70%)
Nasdaq Composite26.169,38 (+0,83%)

Anthropic dan Harapan Baru di Pasar IPO

Anthropic mengungkapkan kerugian besar sekaligus pertumbuhan pendapatan yang pesat dalam dokumen pengajuan IPO di AS. Perusahaan pengembang AI tersebut memaparkan ambisinya membangun sistem kecerdasan buatan yang berpotensi mengubah perekonomian global, meskipun pengembangan teknologinya membutuhkan biaya besar.

Rencana pencatatan saham Anthropic menjadi perhatian investor di tengah melambatnya aktivitas IPO yang sebelumnya ramai pada musim gugur. Volatilitas pasar dalam beberapa waktu terakhir telah mendorong sejumlah perusahaan menunda penawaran saham perdana mereka.

Baca Juga :  BSI (BRIS) Siap Gelar Rights Issue 6,8 Miliar Saham

Chief Investment Officer RWA Wealth Partners di Boston JP Powers mengatakan, pengajuan Anthropic memberikan dorongan optimisme bagi pasar. Namun, investor masih akan menilai bagaimana prospek perusahaan tersebut diterima ketika benar-benar melantai di bursa.

Menurut dia, pergerakan pasar berpotensi kembali bergejolak apabila berbagai katalis yang muncul sepanjang pekan ini memberikan sinyal berbeda kepada investor.

Saham Chip dan Infrastruktur AI Memimpin

Saham-saham semikonduktor dan perusahaan terkait chip, yang dipandang sebagai penerima manfaat utama dari pertumbuhan AI, turut menopang penguatan Wall Street. Indeks semikonduktor Philadelphia naik 2,8% pada Senin, meskipun masih terkoreksi 12,2% sepanjang Oktober.

Sejumlah perusahaan yang terkait dengan infrastruktur AI juga mencatat kenaikan. Saham Lumentum menguat sekitar 8%, sementara Coherent naik sekitar 6%. Kedua perusahaan tersebut termasuk di antara saham berkinerja terbaik dalam indeks S&P 500.

Sektor teknologi memimpin penguatan di antara 11 sektor utama S&P 500 dengan kenaikan 1,5%. Perusahaan penyedia infrastruktur komputasi awan untuk AI, termasuk CoreWeave, juga berhasil menghapus pelemahan sebelumnya.

Meta Tertekan, Tesla Melonjak

Tidak seluruh saham teknologi bergerak positif. Saham Meta Platforms turun 1,9% setelah perusahaan media sosial tersebut menyatakan berencana menghimpun dana ekuitas hingga US$ 95 miliar untuk membiayai ekspansi terkait AI, termasuk pusat data, kapasitas komputasi awan, dan infrastruktur lainnya.

Belanja AI dalam jumlah besar sebelumnya menjadi sumber kekhawatiran pasar, terutama karena perusahaan semakin mengandalkan pendanaan utang di tengah kenaikan biaya pinjaman. Investor mulai mempertanyakan apakah potensi keuntungan dari investasi tersebut akan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Baca Juga :  20.439 Pensiunan Uzur Dapat Layanan Khusus dari PT TASPEN: Apa Saja yang Ditawarkan?

Saham Tesla justru melonjak 5,2% dan ditutup pada level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Kenaikan ini terjadi setelah Barclays menaikkan rekomendasi saham Tesla menjadi overweight dari sebelumnya equal-weight.

  • Anthropic mengajukan IPO di AS dan menjadi pemicu optimisme saham teknologi.
  • Indeks semikonduktor Philadelphia naik 2,8%, tetapi masih terkoreksi 12,2% sepanjang Oktober.
  • Meta turun 1,9% setelah berencana menghimpun dana ekuitas hingga US$ 95 miliar untuk ekspansi AI.

Menanti The Fed dan Musim Laporan Keuangan

Dari sisi kebijakan moneter, pelaku pasar menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (28/10/2026). Berdasarkan CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan tersebut hanya sebesar 12,7%.

Namun, tekanan inflasi yang belum menunjukkan tanda mereda membuat investor menilai The Fed kemungkinan tidak akan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan untuk waktu yang lama.

Selain keputusan bank sentral, investor juga menantikan data pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS pada Kamis (29/10/2026), serta laporan keuangan perusahaan-perusahaan besar. Lebih dari sepertiga perusahaan anggota S&P 500 dijadwalkan merilis kinerja keuangan pekan ini, termasuk Alphabet, Microsoft, dan Amazon.com.

Kinerja ketiga perusahaan tersebut akan dicermati untuk melihat apakah besarnya investasi pada AI mulai menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sepadan. Investor juga bersiap menghadapi pemilihan paruh waktu AS pada 3 November, yang akan menentukan penguasaan Kongres AS.

Baca Juga :  Cek Desil Bansos 2026: Panduan Lengkap dan Cara Mengecek Status Desil di cekbansos.kemensos.go.id

Breadth Pasar dan Volume Perdagangan

Di pasar saham, jumlah saham yang naik melampaui saham yang turun dengan rasio 1,36 banding 1 di Bursa Efek New York dan 1,09 banding 1 di Nasdaq. S&P 500 mencatat tujuh saham yang menyentuh level tertinggi dalam 52 minggu dan tujuh saham pada level terendahnya.

Nasdaq Composite mencatat 82 saham pada level tertinggi baru dan 349 saham pada level terendah baru. Volume perdagangan di bursa AS mencapai 16,7 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata 17,2 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir.

Pertanyaan Umum

Berapa penutupan indeks S&P 500 pada 26 Oktober 2026?

S&P 500 ditutup di level 7.676,77, naik 53,09 poin atau 0,70%.

Apa yang mendorong penguatan saham teknologi pada perdagangan tersebut?

Pengajuan IPO Anthropic di AS menjadi sentimen positif bagi saham teknologi dan perusahaan terkait AI, ditambah kenaikan saham semikonduktor dan infrastruktur AI.

Kapan keputusan suku bunga The Fed dijadwalkan?

The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu (28/10/2026), dengan pasar memperkirakan peluang kenaikan hanya 12,7% berdasarkan CME FedWatch.

Sumber: Kontan

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600