Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Bisnis

BUMI Akuisisi Tambang Mineral Australia US$22 Juta, Simak Rekomendasi

×

BUMI Akuisisi Tambang Mineral Australia US$22 Juta, Simak Rekomendasi

Sebarkan artikel ini
BUMI Akuisisi Tambang Mineral Australia US$22 Juta — Ilustrasi akuisisi tambang mineral Australia oleh BUMI senilai US$22 juta
BUMI mengakuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd senilai US$22,01 juta.
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA — PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali memperluas portofolio bisnisnya di luar negeri. Lewat anak usahanya, Bumi Resources Australia Pty Ltd, emiten batubara ini mengakuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd, perusahaan tambang asal Australia, dengan nilai transaksi US$ 22,01 juta pada 23 Oktober lalu.

Direktur BUMI, R.A. Sri Dharmayanti, menyebut transaksi tersebut sebagai langkah strategis perseroan dan bagian dari program diversifikasi bisnis di luar segmen batubara. Menurut dia, akuisisi ini akan memberi dampak positif terhadap kegiatan usaha sekaligus nilai tambah bagi pemegang saham.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Langkah BUMI itu langsung mendapat sorotan analis, terutama karena Mount Margaret dinilai memiliki potensi sumber daya tembaga dan emas — dua komoditas yang jauh berbeda dari bisnis utama perseroan selama ini.

Potensi Sumber Daya Tembaga dan Emas

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai Mount Margaret menyimpan potensi sumber daya tembaga dan emas yang layak diperhitungkan. Berdasarkan data yang dipublikasikan sebelumnya, tambang tersebut memiliki sumber daya sekitar 13 juta ton bijih dengan kadar tembaga rata-rata 0,78% dan emas 0,24 gram per ton.

Meski begitu, Alrich mengingatkan bahwa keberadaan sumber daya mineral tidak serta-merta mencerminkan cadangan yang terbukti ekonomis untuk ditambang. Kontribusi terhadap pendapatan dan laba BUMI masih bergantung pada hasil kajian kelayakan, kebutuhan investasi, kapasitas produksi, biaya pengolahan, serta harga komoditas.

“Dampak finansialnya kemungkinan lebih relevan dinilai dalam jangka menengah hingga panjang, bukan langsung setelah akuisisi,” ujar dia, Senin (26/10).

Dengan kata lain, akuisisi ini lebih tepat dibaca sebagai investasi jangka panjang ketimbang sumber pendapatan yang langsung terasa pada kinerja keuangan BUMI dalam waktu dekat.

Bagian dari Strategi Diversifikasi

Terlepas dari catatan tersebut, akuisisi Mount Margaret tetap penting bagi BUMI yang sedang memperluas portofolio bisnis sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap batubara. Sebelumnya, perseroan juga telah mengakuisisi Loyal Metals senilai AUD 79,07 juta pada September 2026, ditambah sejumlah akuisisi aset lain di Australia.

Baca Juga :  PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Siap Menghadapi Tantangan Pasar 2026 dengan Strategi Baru

Research Analyst Bumiputera Sekuritas, Muhammad Thoriq Fadilla, menilai akuisisi Mount Margaret akan memperkuat transformasi BUMI dari perusahaan berbasis batubara menuju grup pertambangan dengan portofolio mineral yang lebih beragam. Prospek permintaan mineral seperti tembaga dalam jangka panjang dinilai cukup solid, ditopang kebutuhan elektrifikasi hingga infrastruktur energi yang tinggi.

  • Akuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd senilai US$ 22,01 juta.
  • Tambang memiliki sumber daya sekitar 13 juta ton bijih dengan kadar tembaga 0,78% dan emas 0,24 gram per ton.
  • Bagian dari rangkaian ekspansi BUMI di Australia setelah akuisisi Loyal Metals senilai AUD 79,07 juta pada September 2026.

Tekanan Arus Kas dan Liabilitas

Di sisi lain, Thoriq menyoroti kondisi arus kas dan liabilitas BUMI. Arus kas operasi perseroan pada semester I-2026 tercatat minus US$ 64,84 juta, sementara total liabilitas meningkat 23,4% menjadi US$ 1,64 miliar.

Karena itu, pengelolaan likuiditas dan pendanaan BUMI perlu dicermati agar ekspansi tidak menambah tekanan terhadap arus kas. Bagi investor, kombinasi antara prospek diversifikasi jangka panjang dan kondisi neraca saat ini menjadi pertimbangan utama.

Baca Juga :  Jaringan PRIMA Gandeng 8 Mitra Baru Perkuat Pembayaran Digital

Thoriq merekomendasikan selective buy saham BUMI di area Rp 139–Rp 140 per saham, dengan target harga di rentang Rp 146–Rp 158 per saham serta stop loss di bawah level Rp 135 per saham.

Pertanyaan Umum

Apa yang diakuisisi BUMI melalui Bumi Resources Australia Pty Ltd?

BUMI mengakuisisi 100% saham Mount Margaret Mining Pty Ltd, perusahaan tambang asal Australia, dengan nilai US$ 22,01 juta pada 23 Oktober.

Komoditas apa yang berpotensi dihasilkan Mount Margaret?

Mount Margaret memiliki potensi sumber daya tembaga dan emas, dengan sumber daya sekitar 13 juta ton bijih berkadar tembaga rata-rata 0,78% dan emas 0,24 gram per ton.

Bagaimana kondisi arus kas BUMI saat ini?

Arus kas operasi BUMI pada semester I-2026 tercatat minus US$ 64,84 juta, sedangkan total liabilitas meningkat 23,4% menjadi US$ 1,64 miliar.

Sumber: Kontan

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600