Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Hukum

8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar, Djaka Budi Utama: Kerugian Negara Terselamatkan Rp8,66 Miliar

×

8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar, Djaka Budi Utama: Kerugian Negara Terselamatkan Rp8,66 Miliar

Sebarkan artikel ini
8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar, Djaka Budi Utama: Kerugian Negara Terselamatkan Rp8,66 Miliar
8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar, Djaka Budi Utama: Kerugian Negara Terselamatkan Rp8,66 Miliar
Banner Iklan Harianesia 468x60

Harianesia – 10 Juni 2026 | Halo kamu, kita akan membahas tentang penindakan rokok ilegal oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kamu tahu bahwa rokok ilegal bisa menyebabkan kerugian negara yang cukup besar. Nah, baru-baru ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menggagalkan peredaran 8.944.800 batang rokok ilegal tanpa pita cukai.

Penindakan Rokok Ilegal

Penindakan ini dilakukan setelah petugas menerima informasi mengenai dugaan pengiriman rokok ilegal ke sebuah gudang di Jalan Kampung Kemeranggen, Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh petugas melalui penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Dalam operasi penindakan, petugas menemukan 8.000.800 batang rokok ilegal merek SS tanpa pita cukai yang kemudian diamankan dan dibawa ke Kantor Bea Cukai Jakarta. Rokok ilegal tersebut berasal dari pabrikan di Jawa Timur dengan jenama “SS Special”.

Baca Juga :  Penguasan Lahan PT. SBP Sesuai Aturan. KNPI Riau Siap Laporkan Penyebar Hoax

Djaka Budi Utama: Kerugian Negara Terselamatkan

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama, menjelaskan bahwa penindakan ini telah menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp8,66 miliar. Kerugian negara ini terdiri dari potensi penerimaan cukai sebesar Rp6,67 miliar, pajak rokok sebesar Rp667,28 juta, dan pajak pertambahan nilai hasil tembakau sebesar Rp1,32 miliar.

Djaka Budi Utama juga menambahkan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan peredaran barang kena cukai ilegal dan menjaga penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau.

Baca Juga :  Anang Iskandar : Asas Nilai Nilai Ilmiah Dalam UU Narkotika Maknanya Apa ?

Kesimpulan

Jadi, kamu bisa lihat bahwa penindakan rokok ilegal oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sangat penting untuk menjaga penerimaan negara dan mencegah kerugian negara. Djaka Budi Utama dan timnya telah melakukan pekerjaan yang baik dalam menggagalkan peredaran rokok ilegal dan menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp8,66 miliar.

FAQ

Pertanyaan 1: Berapa banyak rokok ilegal yang berhasil disita?
Jawaban: 8.944.800 batang rokok ilegal.

Pertanyaan 2: Dari mana asal rokok ilegal tersebut?
Jawaban: Rokok ilegal tersebut berasal dari pabrikan di Jawa Timur dengan jenama “SS Special”.

Pertanyaan 3: Berapa besar kerugian negara yang berhasil diselamatkan?
Jawaban: Rp8,66 miliar.

Baca Juga :  Negara Tidak Boleh Kalah, Kejati Kaltim Amankan Rp214,2 Miliar dari Dugaan Tambang Ilegal PT JMB

Pertanyaan 4: Apa yang menyebabkan penindakan rokok ilegal?
Jawaban: Penindakan rokok ilegal dilakukan setelah petugas menerima informasi mengenai dugaan pengiriman rokok ilegal.

Pertanyaan 5: Siapa yang memimpin penindakan rokok ilegal?
Jawaban: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dipimpin oleh Djaka Budi Utama.

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600