Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Investigasi

Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan Dugaan Limbah Tambang Batu Bara

×

Sungai PDAM Desa Bumi Etam Keruh, Warga Kaubun Kutai Timur Keluhkan Dugaan Limbah Tambang Batu Bara

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kutai Timur– Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur, mengeluhkan kondisi air Sungai PDAM yang kini berubah keruh dan tidak lagi layak digunakan.

Perubahan kualitas air tersebut diduga akibat dampak limbah dan erosi dari aktivitas tambang batu bara milik perusahaan di sekitar wilayah hulu sungai.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Salah satu warga, Paulus Jama, mengungkapkan bahwa aliran air sungai yang menuju PDAM berasal dari kawasan tambang, yakni dari Sungai Senimbung yang melintasi wilayah operasional PT Ganda Alam Makmur (GAM), PT Indexim Coalindo, hingga area PT Telen di Desa Bukit Permata.

Baca Juga :  Proyek Galian PDAM Tirta Asasta Depok di Duga Abaikan Protokol K3, Rusak Jalan, dan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

“Air sungai PDAM Desa Bumi Etam ini mengalir dari area tambang batu bara. Sekarang sudah sangat keruh, kami tidak berani lagi menggunakannya,” ujar Paulus Jama kepada awak media.

Menurutnya, kondisi ini sangat berbeda dibanding sebelumnya, di mana air sungai masih jernih dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari warga.

Paulus juga menunjukkan langsung kondisi air sungai di sekitar instalasi PDAM yang tampak berubah warna menjadi kecokelatan dan keruh.

Baca Juga :  IMW “GASAK” Dishub Bogor: Kabid Prasarana Dinilai Lempar Tanggung Jawab dan Bingung Status Jalan Keradenan–McD Sukahati

Warga Desa Bumi Etam kini berharap adanya perhatian serius dari pemerintah pusat maupun daerah, termasuk instansi terkait dan aparat penegak hukum, untuk segera turun ke lapangan.

Mereka meminta dilakukan pemeriksaan langsung guna memastikan penyebab pencemaran serta mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.

“Kami minta pemerintah dan aparat turun langsung melihat kondisi ini dan bertindak tegas,” tegasnya.

Baca Juga :  Bagi - Bagi Minyak Goreng di Masa Tenang, Bawaslu Kota Tangerang Selidiki Dugaan Money Politik Paslon Faldo - Fadhlin

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan terkait dugaan pencemaran tersebut.

Penulis:
Tim/Dwi

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600