JAKARTA, 8 Oktober 2026 — Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang berada di ruangan penuh komputer di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur, viral di media sosial. Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat operasional judi online.
Video itu diunggah akun Instagram @badanperwakilannetzen2 dan disebut direkam pada Ahad, 4 Oktober 2026. Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah orang berada di sebuah ruangan dengan puluhan komputer.
Perekam menduga aktivitas di ruangan tersebut berkaitan dengan operasional judi online. Informasi mengenai video itu kini tengah didalami aparat TNI.
Pada hari yang sama, polisi melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah di Jalan Sederhana 7, Kompleks KPAD Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 11 orang yang diduga merupakan operator judi online.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan KTP.
Rumah tersebut disebut milik Kasi Intel Gartap 1 Jakarta, Letkol Inf Arman Jab, dan diduga disewakan kepada pihak yang kemudian menjalankan aktivitas tersebut. Namun, polisi masih mendalami status penyewaan rumah serta pengetahuan dan keterlibatan pemiliknya.
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan TNI akan mengambil tindakan jika ditemukan anggota aktif yang terlibat atau memfasilitasi aktivitas judi online.
“Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas,” ujar Maruli di Istana Kepresidenan, Rabu, 7 Oktober 2026.
Menurut Maruli, apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya anggota aktif yang memfasilitasi rumah dinas untuk kegiatan judi online, tindakan akan diberikan sesuai ketentuan.
Kasus tersebut masih didalami Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Pasar Rebo. Aparat juga menelusuri peran 11 orang yang diamankan serta hubungan mereka dengan lokasi tersebut.
Viralnya video ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan penggunaan hunian di lingkungan KPAD. Namun, sampai proses pemeriksaan selesai, dugaan keterlibatan pemilik rumah ataupun anggota TNI dalam aktivitas judi online belum dapat disimpulkan.
Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.
Fakih
