Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

RAJA AMPAT HARUS BERPIKIR BESAR! Jangan Hitung Hari Ini, Hitung 30 Tahun ke Depan

×

RAJA AMPAT HARUS BERPIKIR BESAR! Jangan Hitung Hari Ini, Hitung 30 Tahun ke Depan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60
Filep Mayor: Bandara Marinda Butuh Studi Kelayakan Komprehensif agar Setara Bali dan Labuan Bajo

SORONG_HARIANESIA.COM– Perdebatan soal penetapan tarif baru di Papua Barat Daya dan Raja Ampat beberapa hari terakhir memantik refleksi lebih dalam. Bagi intelektual Raja Ampat, Filep YS Mayor, SE, Si, persoalan itu tidak bisa dilihat parsial.

“Sudah saatnya kita melihat dari perspektif yang lebih besar dan lebih strategis,” ujar Filep dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (27/8/2026).

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Lebih dari 22 tahun Raja Ampat dikenal dunia sebagai salah satu destinasi wisata bahari terbaik di planet ini. Namun menurutnya, ada ironi besar yang belum terjawab: konektivitas udara yang belum sebanding dengan status Raja Ampat sebagai destinasi kelas dunia.

PERTANYAAN KRITIS

“Mengapa Bali dan Labuan Bajo mampu mengembangkan kapasitas bandaranya untuk menerima penerbangan dengan pesawat yang lebih besar dan wisatawan dari berbagai penjuru dunia, sementara Raja Ampat belum mampu melakukan lompatan yang sama?” tanya Filep.

Baca Juga :  Rekomendasi Laptop Murah untuk Belajar dan Tugas Online: ASUS Vivobook 14

Ia menegaskan ini bukan soal membanding-bandingkan daerah, melainkan soal visi pembangunan.

“Kita tidak boleh terus-menerus berpikir dalam skala kebutuhan hari ini, sementara potensi Raja Ampat berada pada skala dunia,” tegasnya.

DORONG STUDI KELAYAKAN BANDARA MARINDA

Karena itu, Filep mendesak Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Raja Ampat untuk berani mendorong _Studi Kelayakan_ yang komprehensif terhadap Bandara Marinda Raja Ampat.

Studi itu, menurutnya, harus mencakup 8 poin utama:
– Pengembangan runway, apron, dan taxiway
– Modernisasi terminal penumpang
– Sistem navigasi dan keselamatan penerbangan
– Fasilitas PKP-PK dan penunjang penerbangan
– Infrastruktur energi dan ketersediaan bahan bakar
– Proyeksi pertumbuhan penumpang dan wisatawan 10, 20 hingga 30 tahun ke depan
– Potensi pembukaan konektivitas penerbangan yang lebih luas, termasuk internasional sesuai ketentuan

Baca Juga :  Meraih Juara 3 Usai Seleksi Ketat, Di LiGA TOP SKOR SUBANG,Trio Muda SSB Young Tigers Bandung Petik Pengalaman Berharga

“JANGAN HANYA MENGHITUNG RAJA AMPAT HARI INI. HITUNG RAJA AMPAT 10, 20, BAHKAN 30 TAHUN KE DEPAN!” serunya.

BANDARA ADALAH PINTU MASUK PERTUMBUHAN

Filep mengingatkan, bandara bukan sekadar tempat pesawat mendarat. Bandara adalah pintu masuk investasi, pariwisata, lapangan kerja, UMKM, PAD, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Wisatawan domestik maupun mancanegara harus punya pilihan konektivitas yang lebih efisien untuk langsung menuju Raja Ampat, bukan terus-menerus menghadapi perjalanan yang panjang, mahal, dan tidak efisien,” katanya.

Baca Juga :  Relawan Foreder Berikan Bantuan Makanan Kepada Korban Banjir di Aceh Timur

Raja Ampat, lanjutnya, sudah memiliki laut yang mendunia, keindahan alam luar biasa, dan kekayaan budaya. Kini tantangannya adalah keberanian membangun infrastruktur sebesar potensi yang dimiliki.

“Apakah kita berani membangun infrastruktur sebesar potensi yang kita miliki? Jangan sampai Raja Ampat hanya dikenal dunia karena keindahannya, tetapi tertinggal karena konektivitasnya,” ujar Filep.

Ia menutup dengan seruan: dibutuhkan keberanian politik, perencanaan berbasis kajian, investasi infrastruktur, dan visi pembangunan jangka panjang.

“Saatnya berpikir besar. Saatnya merencanakan dengan visi besar. Saatnya membangun dengan standar dunia. Karena Raja Ampat bukan hanya tujuan wisata. RAJA AMPAT ADALAH ASET STRATEGIS INDONESIA UNTUK DUNIA.”

Dwi

Tentang Narasumber:
Filep Y. S. Mayor, SE. M.Si.
Intelektual Raja Ampat

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600