Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Ekonomi

Milenial Dominasi Investor SBR015, Penjualan Rp 17 Triliun

×

Milenial Dominasi Investor SBR015, Penjualan Rp 17 Triliun

Sebarkan artikel ini
Milenial Dominasi Investor SBR015 — Ilustrasi milenial berinvestasi SBR015 dengan total penjualan Rp 17 triliun
Generasi milenial mendominasi jumlah investor SBR015 yang mencatat pemesanan Rp 17,01 triliun.
Banner Iklan Harianesia 468x60

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Generasi milenial mendominasi jumlah investor Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR015 yang mencatat total pemesanan Rp 17,01 triliun. Namun, dari sisi nominal pembelian, generasi X justru menjadi kontributor terbesar dalam penerbitan surat utang negara ritel tersebut.

Mengutip keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Senin (26/10/2026), total pemesanan SBR015 mencapai Rp 17,007 triliun. Nilai tersebut terdiri atas seri SBR015T2 (tenor 2 tahun) sebesar Rp 13,60 triliun dan SBR015T4 (tenor 4 tahun) sebesar Rp 3,40 triliun.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Pemerintah menawarkan SBR015 pada 28 September hingga 22 Oktober 2026. Instrumen ini menawarkan kupon 6,75% per tahun untuk seri SBR015T2 dan 6,85% per tahun untuk seri SBR015T4.

Penerbitan SBR015 menjadi salah satu kanal pembiayaan APBN 2026 sekaligus ujian daya tarik SBN ritel di tengah pasar keuangan yang bergejolak.

DJPPR menyebut penetapan kupon tersebut mempertimbangkan kondisi pasar keuangan global dan domestik yang cukup bergejolak.

“Penetapan kupon masing-masing seri sebesar 6,75% dan 6,85% per tahun dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar keuangan global maupun domestik yang cukup volatile, sehingga SBR015 tetap menjadi pilihan investasi yang menarik dan kompetitif bagi masyarakat,” tulis DJPPR dalam keterangan resminya, Senin (26/10/2026).

— DJPPR Kementerian Keuangan

Profil Investor SBR015

Dari sisi partisipasi, jumlah investor SBR015 mencapai 62.529 investor. Sebanyak 51.702 investor membeli seri SBR015T2 dan 14.156 investor membeli seri SBR015T4. Sebanyak 3.329 investor tercatat berpartisipasi pada kedua seri tersebut.

Berdasarkan kelompok usia, generasi milenial mendominasi jumlah investor dengan porsi 49,84%. Generasi X menyusul sebesar 29,47%, diikuti baby boomers sebesar 13,25% dan generasi Z sebesar 6,77%. Adapun generasi tradisionalis memiliki porsi 0,67%.

Meski jumlah investor didominasi milenial, generasi X menjadi kontributor terbesar dari sisi nominal pemesanan dengan porsi 38,38%. Posisi berikutnya ditempati baby boomers sebesar 31,97%.

  • Generasi milenial memimpin dari jumlah investor: 49,84%.
  • Generasi X memimpin dari nominal pemesanan: 38,38%.
  • Baby boomers menyusul di posisi kedua nominal: 31,97%.

Berdasarkan profesi, pegawai swasta menjadi kelompok investor terbanyak dengan porsi 34,36%. Sementara itu, dari sisi nominal pembelian, wiraswasta mendominasi dengan kontribusi 32,10%.

Investor perempuan juga mendominasi partisipasi dalam penerbitan SBR015. Porsinya mencapai 58,32% dari total investor, dengan kontribusi 50,68% terhadap nominal pemesanan.

SBR015 Tarik Investor Baru

Penerbitan SBR015 turut menjaring investor yang sebelumnya belum berinvestasi pada instrumen surat utang negara ritel. DJPPR mencatat sebanyak 19.583 investor baru Surat Utang Negara (SUN) ritel dan 12.809 investor baru Surat Berharga Negara (SBN) ritel.

Untuk memperluas jangkauan investasi, pemerintah melakukan edukasi literasi keuangan melalui kegiatan daring dan luring serta optimalisasi media sosial.

“Penjualan SBR015 didukung dengan campaign dan edukasi mengenai literasi keuangan dan investasi Surat Berharga Negara (SBN) ritel kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan baik daring maupun luring,” tulis DJPPR.

— DJPPR Kementerian Keuangan

Dari sisi distribusi, mitra distribusi perbankan masih mendominasi penjualan SBR015, baik berdasarkan nominal maupun jumlah investor. Meski demikian, perusahaan fintech dan sekuritas juga berperan dalam menjangkau investor ritel, terutama dari sisi tingkat keritelan dan jumlah investor.

Dana hasil penjualan SBR015 akan digunakan untuk memenuhi target pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 beserta perubahannya.

Pertanyaan Umum

Berapa total pemesanan SBR015?

Total pemesanan SBR015 mencapai Rp 17,007 triliun, terdiri atas SBR015T2 sebesar Rp 13,60 triliun dan SBR015T4 sebesar Rp 3,40 triliun.

Berapa kupon SBR015 dan siapa yang paling banyak membeli?

Kupon SBR015T2 sebesar 6,75% per tahun dan SBR015T4 sebesar 6,85% per tahun. Dari jumlah investor, generasi milenial mendominasi dengan porsi 49,84%, sedangkan dari nominal pemesanan generasi X menjadi kontributor terbesar dengan porsi 38,38%.

Apakah SBR015 menarik investor baru?

Ya. DJPPR mencatat 19.583 investor baru SUN ritel dan 12.809 investor baru SBN ritel pada penerbitan SBR015.

Sumber: Kontan

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Baca Juga :  Ancaman Status Pasar Modal RI Turun Kelas dari MSCI
Banner Iklan Harianesia 120x600