BOGOR,CIBINONG_HARIANESIA.COM| Kebohongan besar terbongkar di Ciriung! Lurah Ciriung Mohamad Iqbal Al Ma’muri, S.STP. diduga menerima “SEPECIAL ORDER” untuk mengintimidasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sudah berdagang lebih 20 TAHUN di samping Sekolah Mardi Waluya justru mengatasnamakan program Pemkab Bogor.10/8/26.
padahal Satpol PP Kecamatan pun tidak tahu-menahu saat di komfirmasi,ia mengatakan,iya pak justru saya pun belum ada tembusan dan saya mau menindak pun takut karena tidak ada kolerasinya menggaungu ketertiban umum maupun buat kemacetan.ucap SATPOL-PP
Di tambahkan saat ada peninjauan dari Mako SATPOL-PP ketika di temui awak media di lokasi dengan kata sama yang menurutnya tidak ada indikasi mengganggu masarakat.imbuhnya
Di kuatkan lurah ciriung Cibinong menggunakan alat pemerintah untuk untuk intimidasi PKL,saat mempertanyakan ke dinas PU perairan dan dinas prumkim yang punya wewenang ia pun mengatakan,sejauh ini blm ada program di wilayah tersebut.
BOHONG BERLAPIS: Cerita Lurah berubah-ubah seperti.
– Awalnya katanya revitalisasi sungai
– Lalu berubah jadi pembuatan taman
– Faktanya: lahan hendak dijadikan tempat kepentingan pihak tertentu!
MELANGGAR LANGSUNG ARAHAN BUPATI RUDY SUSMANTO
Bupati Bogor Rudy Susmanto telah tegas memerintahkan:
“Penertiban PKL WAJIB relokasi, harus manusiawi — TIDAK BOLEH diusir begitu saja!”
Tapi Lurah Ciriung justru sebaliknya: mengancam, mengintimidasi, memaksa pergi tanpa solusi, tanpa program resmi.
SUARA PEDAGANG 20 TAHUN:
“Saya siap pergi kalau Pemkab yang butuh lahan. Tapi kalau digusur cuma untuk parkir orang lain — SAYA TETAP BERTAHAN! Lurah ini wakil rakyat atau pelayan orang kaya?”
TUNTUTAN KERAS WARGA KEPADA PEMKAB BOGOR:
1. PERIKSA LURAH CIRIUNG: Siapa yang memberi “perintah khusus”? Ada imbalan apa?
2. TEGUR TEGAS: Jangan lagi mengatasnamakan Pemkab untuk urusan pribadi!
3. HENTIKAN INTIMIDASI: PKL berhak mencari nafkah — bukan jadi korban permainan kuasa!
4. EVALUASI JABATAN: Lurah adalah pelayan rakyat — bukan alat pengusir atas titipan orang lain!
“Bupati sudah berhati lembut Lurahnya malah jadi kasar! Jangan biarkan nama Pemkab Bogor dicemari oleh oknum yang dijual belikan!”
Dalam hal ini publik menuntut kepada BUPATI Bogor Rudy susmanto agar mengevaluasi kinerja lurah ciriung yang nakal.tutupnya.
Sumber:Neodetik
