Edukasi

Empat Tahun Bergerak untuk Sesama, Ketua RW 07 Bojong Pondok Terong Hidupkan Kembali Kekuatan Gotong Royong

DEPOK_HARIANESIA.COM_ Kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus menunggu hadirnya bantuan. Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, semangat gotong royong justru menjadi kekuatan yang mampu menghadirkan solusi nyata.

Hal itu terlihat di lingkungan RW 07, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Selama kurang lebih empat tahun, Ketua RW 07 bersama Tim Perbaikan Rumah Terdampak Musibah menggerakkan masyarakat untuk membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana maupun kondisi bangunan.

Koordinator Tim Perbaikan Rumah Terdampak Musibah RW 07, M. Tahrir Hadi, mengatakan gerakan tersebut dibangun atas kesadaran bahwa warga yang mengalami musibah membutuhkan dukungan secara cepat.

Menurut catatan tim, selama empat tahun sedikitnya 10 rumah rusak berat hingga roboh telah diperbaiki. Selain itu, sekitar 20 rumah dengan kerusakan sedang hingga ringan juga telah mendapatkan bantuan perbaikan.

Kerusakan tersebut terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari tanah longsor, hujan lebat, pohon tumbang, kondisi bangunan yang sudah tua, hingga angin puting beliung yang menerjang wilayah Bojong Pondok Terong.

“Bencana tidak pernah memilih waktu. Ketika rumah warga rubuh atau rusak, mereka membutuhkan tempat untuk berteduh. Karena itu, kami berusaha hadir bersama warga untuk membantu sesuai kemampuan yang ada,” ujar Tahrir.

Gerakan tersebut tidak berhenti pada perbaikan rumah. Semangat yang sama juga diarahkan untuk membenahi fasilitas lingkungan.

Dalam kurun waktu tersebut, masyarakat bersama tim melakukan perbaikan di sekitar 10 titik jalan atau gang secara swadaya dan bergotong royong.

Salah satu pekerjaan yang membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar adalah penanganan Kali Krukut. Selama kurang lebih satu tahun, warga bersama tim dan para donatur melakukan penurapan serta penanggulan sepanjang sekitar 100 meter.

Upaya tersebut dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat. Menurut tim, setelah penanganan dilakukan, kondisi lingkungan di sekitar Kali Krukut menjadi lebih baik dan warga sekitar tidak lagi menghadapi persoalan banjir seperti sebelumnya.

Keberhasilan berbagai kegiatan tersebut tidak terlepas dari keterlibatan banyak pihak. Warga memberikan tenaga dan dukungan sesuai kemampuan, sementara para donatur dan relawan turut membantu kebutuhan material maupun pelaksanaan pekerjaan.

Ketua RW 07 bersama tim juga membangun sinergi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan sekitar agar kegiatan sosial dan perbaikan lingkungan dapat terus berjalan.

Bagi Tahrir, capaian tersebut bukan semata-mata soal jumlah rumah yang berhasil diperbaiki maupun panjang saluran yang ditangani. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian dan kebersamaan masih menjadi kekuatan penting di tengah masyarakat.

“Ketika ada warga yang tertimpa musibah, jangan sampai mereka merasa sendirian. Kami mengajak masyarakat untuk saling membantu. Tidak harus selalu dengan materi, tenaga dan kepedulian juga sangat berarti,” katanya.

Gerakan swadaya masyarakat di RW 07 Bojong Pondok Terong menjadi contoh bahwa persoalan di lingkungan dapat dihadapi melalui kolaborasi. Pemerintah tetap memiliki peran penting dalam penanganan bencana dan pembangunan, namun partisipasi masyarakat menjadi kekuatan yang dapat mempercepat hadirnya solusi di tingkat lingkungan.

Dari rumah warga yang kembali berdiri, jalan lingkungan yang diperbaiki hingga penanganan Kali Krukut, semangat yang ingin dipertahankan masyarakat RW 07 sederhana: ketika warga bergerak bersama, persoalan yang berat dapat dihadapi dengan lebih ringan.

Heri

Exit mobile version