TNI-POLRI

Video Oknum Anggota Polsek Leuwiliang Viral, Kapolsek Ungkap Kejadian Sudah Enam Bulan Lalu

Bogor_HARIANESIA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan tindakan seorang oknum anggota kepolisian terhadap sopir mobil box viral di media sosial, salah satunya melalui platform TikTok.

Dalam video tersebut, terlihat seorang anggota yang disebut merupakan anggota Polsek Leuwiliang melakukan pemeriksaan terhadap sebuah mobil box. Petugas juga tampak mencabut kunci kendaraan yang dikemudikan sopir.

Tindakan tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai prosedur pemeriksaan serta dasar tindakan petugas dalam kejadian tersebut.

Untuk memastikan informasi yang beredar, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto, S.H., M.M. Sabtu 29 Agustus 2026.

Melalui komunikasi via WhatsApp, Kompol Maryanto membenarkan bahwa anggota yang terlihat dalam video tersebut merupakan anggota satlantas Polsek Leuwiliang.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi sekitar enam bulan lalu. Ia menjelaskan bahwa saat itu anggota tidak melakukan penggeledahan sebagaimana yang dipersepsikan dalam video, melainkan melakukan pemeriksaan terhadap barang yang dibawa oleh sopir mobil box.

“Tidak ada penggeledahan, hanya melakukan pemeriksaan apa yang dibawa oleh sopir,” demikian penjelasan Kompol Maryanto kepada awak media.

Ia menyebut barang yang diperiksa berupa AKI yang menurut informasi akan dibawa menuju wilayah Parung.

Namun demikian, beredarnya kembali video tersebut setelah sekitar enam bulan sejak kejadian menjadi perhatian tersendiri. Publik tentu berhak mendapatkan penjelasan yang utuh mengenai konteks kejadian, termasuk alasan tindakan petugas saat mencabut kunci kendaraan serta prosedur pemeriksaan yang dilakukan ketika itu.

Awak media menilai klarifikasi dari pihak kepolisian penting untuk memastikan informasi yang berkembang tidak berhenti pada potongan video yang beredar di media sosial. Di sisi lain, apabila terdapat dugaan pelanggaran prosedur, hal tersebut juga semestinya menjadi bahan evaluasi internal sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditayangkan, Awak media masih membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan maupun klarifikasi tambahan guna menjaga keberimbangan pemberitaan.

Heri

Exit mobile version