Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Oknum LSM di Tuding Cemarkan Nama Baik Ketua DPRD Sumedang, Nama Wartawan Inisial “FS” Ikut Terseret

×

Oknum LSM di Tuding Cemarkan Nama Baik Ketua DPRD Sumedang, Nama Wartawan Inisial “FS” Ikut Terseret

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

SUMEDANG — Nama Ketua DPRD Kabupaten Sumedang terseret dalam informasi yang disebarkan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat/LSM. Informasi tersebut dinilai mengganggu dan berpotensi mencemarkan nama baik.

Tak hanya itu, nama seorang wartawan berinisial “FS” juga ikut disebut dalam narasi yang sama.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Isu ini memantik perhatian publik karena disebarkan tanpa melalui mekanisme klarifikasi terlebih dahulu kepada pihak berwenang, termasuk Polres Sumedang.

Baca Juga :  Peringati Hari Tani Nasional 2025, DPD PDIP Sumut Siapkan 5 Ton Benih Jagung untuk Petani

Pihak yang merasa dirugikan menilai langkah tersebut tidak bijak. Penyampaian tudingan ke ruang publik tanpa data dan verifikasi hanya akan menimbulkan kegaduhan.

“Kalau ada dugaan pelanggaran hukum, silakan tempuh jalur hukum dan lakukan klarifikasi ke pihak berwenang. Jangan lempar tudingan sepihak yang merugikan nama baik orang,” ujar sumber terpercaya, Kamis 13/08/2026.

Baca Juga :  Anang Iskandar : Program Asta Cita Prabowo - Gibran Harus Tepat Mengimplementasikan UU no 35 tahun 2009 Tentang Narkotika

Ia menegaskan, setiap informasi yang menyangkut pejabat publik maupun insan pers harus disampaikan secara bertanggung jawab.

Dua prinsip penting harus dikedepankan, yaitu asas praduga tak bersalah dan pemenuhan hak jawab.

Merasa dirugikan, pihak Ketua DPRD menyatakan tengah mengkaji langkah hukum. Laporan ke aparat penegak hukum menjadi opsi jika unsur pencemaran nama baik terbukti.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Laksanakan Kredensialing di Klinik Lapas Makassar, Pastikan Mutu dan Standar Layanan Kesehatan

Langkah itu ditempuh bukan untuk membungkam, melainkan untuk menguji kebenaran informasi yang beredar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak oknum LSM yang dituding. Instansi terkait juga belum memberikan pernyataan.

Publik kini menanti klarifikasi dari semua pihak agar persoalan tidak melebar menjadi polemik.

Tim/JR

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600