Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dalam Pengukuran IDI 2025

×

Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dalam Pengukuran IDI 2025

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Tahun 2025 berlangsung optimal, objektif, dan akuntabel.

Upaya tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Nasional Mengawal Pelaksanaan Pengukuran IDI Provinsi 2025 yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti Tim IDI Pusat, jajaran Kementerian Dalam Negeri, serta kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari seluruh provinsi.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Asisten Deputi Koordinasi Demokrasi dan Kepemiluan Kemenko Polkam, Haryadi, mengatakan IDI merupakan indikator strategis pembangunan politik yang berperan penting dalam perencanaan pembangunan nasional dan daerah.

Baca Juga :  Munandar Lurah Peninggilan Kec.Ciledug : Momen HUT RI Ke 79, Semoga Menambah Wawasan Kebangsaan Pada Generasi Muda

“IDI tidak hanya menjadi indikator pembangunan politik dalam RPJPN dan RPJMN, tetapi juga telah ditetapkan sebagai Indikator Kinerja Utama gubernur. Karena itu, pengukuran IDI 2025 harus dilaksanakan secara maksimal, objektif, dan bertanggung jawab”,ujar Haryadi.

Ia menjelaskan, pengukuran IDI tahun ini dilaksanakan di 38 provinsi, termasuk empat daerah otonomi baru yang untuk pertama kalinya masuk dalam cakupan pengukuran. Saat ini, tahapan pengukuran telah memasuki proses verifikasi data dan dokumen di tingkat provinsi, dengan 20 provinsi telah melengkapi seluruh data yang dibutuhkan.

Baca Juga :  Penghormatan Sejarah dan Kemanusiaan, Kemenko Polkam Pimpin Koordinasi Penanganan Makam Tentara Belanda

Haryadi menegaskan, komitmen seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga kualitas hasil pengukuran IDI di tengah berbagai dinamika yang memengaruhi demokrasi nasional.

“Sinergi antara Kelompok Kerja IDI Pusat dan Provinsi, serta komitmen unsur sumber data, menjadi faktor utama agar capaian IDI 2025 sesuai target dan mencerminkan kondisi demokrasi yang sebenarnya”, katanya.

Baca Juga :  Ahli Waris Girik C.428 Surati Komisi II DPR: Minta Kawal Audit HGB PT Jaya Real Property di Tangsel

Tahapan pengukuran IDI selanjutnya akan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) di tingkat provinsi pada 2–14 Februari 2026, dengan target penyelesaian pengukuran secara nasional pada Maret 2026.

Kemenko Polkam berharap hasil pengukuran IDI 2025 dapat menjadi dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat guna memperkuat demokrasi Indonesia secara berkelanjutan.

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600