Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Video Oknum Anggota Polsek Leuwiliang Viral, Kapolsek Ungkap Kejadian Sudah Enam Bulan Lalu

×

Video Oknum Anggota Polsek Leuwiliang Viral, Kapolsek Ungkap Kejadian Sudah Enam Bulan Lalu

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Bogor_HARIANESIA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan tindakan seorang oknum anggota kepolisian terhadap sopir mobil box viral di media sosial, salah satunya melalui platform TikTok.

Dalam video tersebut, terlihat seorang anggota yang disebut merupakan anggota Polsek Leuwiliang melakukan pemeriksaan terhadap sebuah mobil box. Petugas juga tampak mencabut kunci kendaraan yang dikemudikan sopir.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Tindakan tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai prosedur pemeriksaan serta dasar tindakan petugas dalam kejadian tersebut.

Baca Juga :  Dukung Pengamanan Nataru, Bhayangkari Cabang Wonogiri Bagi Bingkisan di Pospam Nataru

Untuk memastikan informasi yang beredar, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto, S.H., M.M. Sabtu 29 Agustus 2026.

Melalui komunikasi via WhatsApp, Kompol Maryanto membenarkan bahwa anggota yang terlihat dalam video tersebut merupakan anggota satlantas Polsek Leuwiliang.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi sekitar enam bulan lalu. Ia menjelaskan bahwa saat itu anggota tidak melakukan penggeledahan sebagaimana yang dipersepsikan dalam video, melainkan melakukan pemeriksaan terhadap barang yang dibawa oleh sopir mobil box.

Baca Juga :  Sinergitas TNI Polri Wilayah Hukum Polsek Parung Giat Cooling Siatem Menjalin Kedekatan Warga Binaan Beri Pesan Dan Ajak Jaga Kamtibams

“Tidak ada penggeledahan, hanya melakukan pemeriksaan apa yang dibawa oleh sopir,” demikian penjelasan Kompol Maryanto kepada awak media.

Ia menyebut barang yang diperiksa berupa AKI yang menurut informasi akan dibawa menuju wilayah Parung.

Namun demikian, beredarnya kembali video tersebut setelah sekitar enam bulan sejak kejadian menjadi perhatian tersendiri. Publik tentu berhak mendapatkan penjelasan yang utuh mengenai konteks kejadian, termasuk alasan tindakan petugas saat mencabut kunci kendaraan serta prosedur pemeriksaan yang dilakukan ketika itu.

Baca Juga :  Dugaan Perzinaan Oknum Kepala Desa Dungun: Apakah Proses Hukum akan Berjalan dengan Adil dan Transparan?

Awak media menilai klarifikasi dari pihak kepolisian penting untuk memastikan informasi yang berkembang tidak berhenti pada potongan video yang beredar di media sosial. Di sisi lain, apabila terdapat dugaan pelanggaran prosedur, hal tersebut juga semestinya menjadi bahan evaluasi internal sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditayangkan, Awak media masih membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan maupun klarifikasi tambahan guna menjaga keberimbangan pemberitaan.

Heri

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600