Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Tegas Jaga Hutan, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani Cabut Sawit Ilegal 5,9 Hektare di Lahan Bekas Karhutla

×

Tegas Jaga Hutan, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani Cabut Sawit Ilegal 5,9 Hektare di Lahan Bekas Karhutla

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

DHARMASRAYA_Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., menjadi sorotan publik setelah turun langsung meninjau kawasan Hutan Produksi Terbatas yang terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Annisa mengambil langkah tegas dengan meminta tanaman kelapa sawit ilegal seluas 5,9 hektare dicabut agar kawasan hutan dapat dikembalikan sesuai dengan fungsinya sebagai kawasan konservasi dan resapan air.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Langkah ini menarik perhatian luas karena dinilai menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam perlindungan lingkungan dan penertiban pemanfaatan kawasan hutan yang tidak sesuai aturan.

Baca Juga :  GMOCT Kecam Tindakan Oknum Polisi Polres Serang Diduga Menghambat Kerja Jurnalistik: Minta Suara Narasumber Diperlihatkan, Akan Dilaporkan ke Propam

“Pemulihan hutan tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Harus disertai penegakan aturan dan pemulihan fungsi kawasan. Tidak boleh ada pembiaran terhadap aktivitas ilegal di dalam kawasan hutan,” tegas Annisa di lokasi peninjauan.

Annisa sendiri merupakan Bupati Dharmasraya periode 2025-2030. Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang memimpin Kabupaten Dharmasraya, sekaligus disebut sebagai bupati perempuan pertama di Provinsi Sumatera Barat.

Di balik ketegasannya, Annisa dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia (UI) dan melanjutkan studi Master of Laws (LL.M.) di Columbia University, Amerika Serikat. Ia merupakan putri dari Marlon Martua Situmeang, Bupati pertama Dharmasraya.

Baca Juga :  Pemkab Bogor Wajibkan ASN Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Absen Terancam Potong TPP

Sebelum menjabat sebagai kepala daerah, Annisa berkarier sebagai pengacara dan manajer di firma hukum Melli Darsa & Co yang terafiliasi dengan jaringan global PwC, serta pernah mengabdi sebagai staf khusus di DPR RI. Pengalaman di bidang hukum dan pemerintahan tersebut menjadi modal penting dalam kepemimpinannya, terutama dalam menghadapi persoalan lingkungan yang kompleks.

Baca Juga :  Happy Milad Dr. Syekh Syarif Aby Hamdani Alkaf, S.H, M.H Yang Ke – 49 Tahun ” Semoga Allah SWT Melimpahkan Rahmat Sehat dan Panjang Umur

Pengamat menilai, keputusan pencabutan sawit ilegal di kawasan bekas karhutla menjadi pesan penting bahwa pembangunan dan investasi harus tetap sejalan dengan prinsip kelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Langkah berani Bupati Annisa dinilai menjadi contoh kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan jangka panjang masyarakat.

Foto Bupati Annisa yang mengenakan topi dinas dengan selendang batik merah saat turun ke lapangan pun viral di media sosial, dan menuai apresiasi dari warganet.

(M. Chairul)

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600