Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Tak Sekadar Sosialisasi, Satgas Operasi Patuh Candi 2026 Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Kota Semarang

×

Tak Sekadar Sosialisasi, Satgas Operasi Patuh Candi 2026 Sapa Warga dengan Edukasi Humanis di CFD Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kota Semarang | Suasana Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Pahlawan hingga kawasan Simpang Lima Kota Semarang, Minggu (1/11/2026) pagi, dimanfaatkan personel gabungan Satgas Preemtif dan Preventif Operasi Patuh Candi 2026 Polda Jateng untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Di tengah aktivitas warga yang berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan, para petugas hadir menyapa, berdialog, sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.

Salah satu momen keakraban terlihat saat Kasi Cegah dan Tindak Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jateng, Kompol Sri Ningsih Iriani, berinteraksi dengan rombongan anak-anak pesepeda dari wilayah Mranggen dan Pedurungan. Dengan suasana santai, ia menyapa dan menanyakan asal rombongan serta jenjang pendidikan mereka yang sebagian masih duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

“Selamat pagi, adik-adik. Rombongan dari mana ini? Wah, kalian rombongan sebanyak ini pada janjian, ya?” sapa Kompol Ningsih.

Baca Juga :  Kapolres Sragen Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Desa Slogo, Kini Dua Dukuh Telah Terhubung

“Iya, Bu, dari Mranggen, Bu,” jawab sejumlah pesepeda. Sebagian lainnya menyebut berasal dari wilayah Pedurungan.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Ningsih mengingatkan anak-anak agar berhati-hati saat menempuh perjalanan pulang. Pasalnya, rute yang mereka lalui merupakan jalan utama dengan arus lalu lintas cukup padat dan kerap dilintasi kendaraan besar seperti bus dan truk.

“Nanti kalau pulang hati-hati ya, karena jalan yang kalian lewati itu jalan utama dan cukup ramai. Banyak bus dan truk juga yang melintas. Kalau naik sepeda, tetap di jalur kiri atau jalur yang sudah disediakan. Kalau mau menyeberang jalan, pastikan kondisi benar-benar aman. Jangan terburu-buru, ya,” pesan Kompol Ningsih.

Tak hanya kepada anak-anak tersebut, pesan keselamatan juga dititipkan untuk disampaikan kepada orang tua dan teman-teman mereka di rumah agar senantiasa tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Interaksi sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa edukasi keselamatan dapat dilakukan melalui komunikasi yang dekat, tanpa harus selalu dalam suasana formal.

Baca Juga :  Kadiv Humas Ajak Masyarakat Tak Ragu Laporkan Aksi Premanisme Melalui Call Center Maupun WA Aduan

Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Satgas Preemtif dan Preventif yang terdiri dari unsur Ditlantas, Sabhara, Binmas, dan Dokkes. Selain memberikan imbauan dan edukasi kamseltibcarlantas, petugas juga menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 melalui pembagian pamflet, brosur, serta masker kepada masyarakat yang berkunjung ke CFD.

Kompol Sri Ningsih menjelaskan, pemilihan CFD sebagai salah satu lokasi sosialisasi memberikan kesempatan bagi petugas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban. Melalui pendekatan tersebut, pesan mengenai pentingnya etika berlalu lintas dan kepatuhan terhadap peraturan diharapkan dapat lebih mudah diterima.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk menyampaikan pentingnya berlalu lintas dengan baik, beretika, dan mematuhi peraturan. Tujuannya tentu untuk keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” jelasnya dihadapan media usai kegiatan.

Ia menambahkan, edukasi dan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya dilaksanakan di ruang publik seperti CFD, tetapi juga menyasar lingkungan sekolah, perkantoran, pangkalan ojek, serta kelompok masyarakat lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan selama operasi berlangsung, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Ciampea Giat Cooling Sistem Sambang Warga Jaga Malam Beri Pesan Dan Ajak Kamtibmas

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yuliyanto, mengatakan bahwa pendekatan preemtif dan preventif menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Menurutnya, upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga perlu didukung edukasi dan komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari pelanggaran atau sanksi, tetapi merupakan kebutuhan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas setiap kali beraktivitas di jalan raya,” pungkasnya.

Mariyo

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600