Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Berita

Tabrakan Kereta Cepat Spanyol Tewaskan 68 Orang

×

Tabrakan Kereta Cepat Spanyol Tewaskan 68 Orang

Sebarkan artikel ini
Tabrakan Kereta Cepat Spanyol Tewaskan 68 Orang — Petugas darurat di lokasi tabrakan dua kereta cepat di Castilla-La Mancha, Spanyol selatan
Tabrakan dua kereta cepat di Castilla-La Mancha, Spanyol, menewaskan 68 orang pada Rabu (28/10).
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kecelakaan yang melibatkan dua kereta cepat di wilayah Castilla-La Mancha, sekitar 130 kilometer di selatan Madrid, Spanyol, menewaskan 68 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya pada Rabu (28/10). Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa dalam abad ini.

Dikutip dari AFP, Kamis (29/10), jumlah korban tewas disampaikan oleh pemimpin regional Castilla-La Mancha, Emiliano Garcia-Page. Sebelumnya, jumlah korban meninggal dilaporkan mencapai 64 orang.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

“Kami tidak tahu apakah akan ada jenazah lain yang ditemukan ketika gerbong-gerbong dipindahkan,” kata Garcia-Page kepada wartawan di lokasi kejadian.

Juru bicara pemerintah regional Castilla-La Mancha mengatakan kepada AFP bahwa lebih dari 100 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 15 orang di antaranya berada dalam kondisi kritis.

  • 68 orang tewas dan lebih dari 100 terluka dalam tabrakan dua kereta cepat di Castilla-La Mancha, Spanyol.
  • 15 korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis.
  • Kereta Renfe menabrak kereta Iryo yang sedang berhenti setelah sistem kendali otomatis mengalami gangguan teknis.

Foto dan laporan dari lokasi kejadian memperlihatkan satu kereta menancap ke kereta lainnya. Sejumlah gerbong terguling di dasar tanggul, sementara puing-puing berserakan di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Bahas Mitigasi Karhutla, Prabowo Undang Pakar ke Istana

Petugas penyelamat terus melakukan pencarian korban hingga malam hari. Mereka menggunakan drone, lampu penerangan, dan alat berat untuk mengangkat rangkaian logam yang hancur serta mencari kemungkinan korban lainnya.

Tabrakan Kereta Cepat Spanyol Tewaskan 68 Orang

Kesaksian Korban Selamat

Salah satu korban selamat, Pablo Mejia (42), mengatakan kepada AFP bahwa dirinya mengalami luka di kepala setelah secara kebetulan berpindah tempat duduk sebelum kecelakaan terjadi.

“Dentumannya sangat kuat. Berlangsung lama sebelum akhirnya berhenti. Banyak orang tergeletak di lantai, bertumpuk satu sama lain, kursi-kursi tercabut, koper-koper, semuanya kacau.”

— Pablo Mejia, korban selamat

Manuel Ortiz (49), warga Desa Urda yang berada dekat lokasi kecelakaan, mengaku membantu mengangkut korban selamat menggunakan mobilnya. Ia menggambarkan kondisi di lokasi sebagai pemandangan yang mengerikan dengan bau logam akibat kecelakaan.

Diduga Ada Kesalahan Pengoperasian, Gangguan Sistem Disorot

Operator kereta api milik negara Spanyol, Renfe, mengkonfirmasi bahwa jalur utama kereta cepat dari Madrid menuju Spanyol selatan dihentikan sementara setelah salah satu keretanya terlibat kecelakaan dengan kereta milik perusahaan swasta Iryo.

Menteri Transportasi Spanyol Oscar Puente mengatakan kecelakaan terjadi setelah sebuah kereta kembali melanjutkan perjalanan meskipun seluruh layanan di sepanjang jalur sepanjang 69 kilometer telah dihentikan akibat gangguan teknis pada sistem kendali otomatis.

Menurut Puente, keputusan untuk kembali mengoperasikan kereta diambil ketika sistem tersebut belum pulih. Ia mempertanyakan keputusan pusat kendali yang mengizinkan perjalanan dilanjutkan dalam kondisi tersebut.

“Keputusan untuk melanjutkan lalu lintas, ketika sistem itu belum dipulihkan, berada di tangan pusat kendali,” kata Puente.

Ia menambahkan, keputusan tersebut diambil dalam keadaan yang menurutnya sulit dijelaskan.

Kereta Renfe yang kembali beroperasi kemudian menempuh jarak sekitar 25 kilometer sebelum menabrak kereta Iryo yang sedang berhenti. Menurut Puente, kereta yang bergerak itu mungkin melaju dengan kecepatan hingga 200 kilometer per jam saat tabrakan terjadi.

Puente juga mengatakan pusat kendali memiliki cukup waktu untuk memeriksa kesalahan tersebut, tetapi tidak memperbaikinya sebelum kereta kembali berjalan.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.

Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden kereta cepat di Spanyol dan memunculkan pertanyaan tentang prosedur keselamatan saat sistem kendali otomatis mengalami gangguan.

Rekam Jejak Kecelakaan Kereta di Spanyol

Sebelumnya pada Januari lalu, tabrakan dua kereta cepat di dekat Desa Adamuz, Spanyol selatan, menewaskan 46 orang. Insiden itu menjadi kecelakaan kereta paling mematikan di Spanyol sejak 2013, ketika 80 orang tewas setelah sebuah kereta keluar jalur di tikungan dekat Kota Santiago de Compostela di barat laut negara tersebut.

LokasiCastilla-La Mancha, sekitar 130 km selatan Madrid
TanggalRabu, 28 Oktober 2026
Korban tewas68 orang
Korban lukaLebih dari 100 orang, 15 di antaranya kritis
Operator terlibatRenfe (negara) dan Iryo (swasta)

Pertanyaan Umum

Di mana kecelakaan kereta cepat Spanyol terjadi?

Kecelakaan terjadi di wilayah Castilla-La Mancha, sekitar 130 kilometer di selatan Madrid, Spanyol.

Berapa jumlah korban dalam kecelakaan ini?

Sebanyak 68 orang tewas dan lebih dari 100 orang mengalami luka-luka, dengan 15 di antaranya dalam kondisi kritis.

Apa penyebab kecelakaan menurut pemerintah Spanyol?

Menteri Transportasi Oscar Puente mengatakan kecelakaan terjadi setelah sebuah kereta kembali melanjutkan perjalanan meskipun jalur telah dihentikan akibat gangguan teknis pada sistem kendali otomatis. Penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Sumber: Kumparan

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600