Tangerang_HARIANESIA.COM_ Setelah sukses menyelenggarakan Ritual Tahwee atau yang lebih dikenal sebagai Ritual Injak Bara Api, Pembina Yayasan Ceng It Thian Kun Bio, Suhu Jony Tan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, warga Tionghoa, unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga rangkaian kegiatan Haul/Shejit ke-9 Ceng It Thian Kun Bio dapat berlangsung dengan aman, tertib dan penuh khidmat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai, bertempat di Klenteng Ceng It Thian Kun Bio, Jalan AMD Rancakalapa No. 888, Desa Rancakalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Suhu Jony Tan menjelaskan bahwa Ritual Tahwee merupakan tradisi spiritual dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ritual ini dilakukan dengan berjalan di atas hamparan bara api sebagai simbol penyucian diri, membuang energi negatif, menumbuhkan keberanian serta memanjatkan doa untuk keselamatan, kesehatan, kedamaian dan keberkahan hidup.
“Tradisi ini menjadi bagian dari warisan budaya yang hingga kini terus dilestarikan oleh masyarakat Tionghoa, khususnya komunitas Cina Benteng di wilayah Tangerang,
Selain memiliki makna spiritual yang mendalam, ritual ini juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, kebersamaan dan toleransi antar warga,” ujar Suhu Jony Tan.
Pada kesempatan tersebut, Suhu Jony Tan juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan di antaranya :
Kepala Daerah Kabupaten Tangerang,
Camat Panongan,
Kepala Desa Rancakalapa beserta jajaran serta Ketua RW dan Ketua RT Desa Rancakalapa;
Kejaroan 2 Rancakalapa juga kepada Ketua Karang Taruna Desa Rancakalapa beserta seluruh pengurus, Tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Rancakalapa dan seluruh warga Desa Rancakalapa, khususnya warga RT. 04 Kejaroan 2.
“Terima kasih atas segala kebaikan, perhatian, kebersamaan dan dukungan yang telah diberikan.
Berkat semangat gotong royong dan persatuan dari seluruh elemen masyarakat, rangkaian Haul/Shejit Ceng It Thian Kun Bio ke-9 dapat terlaksana dengan lancar dan penuh kekeluargaan, dimana sikap saling peduli ini merupakan cerminan nyata persatuan bangsa,” ungkapnya.
Menurutnya, kebersamaan yang terjalin menjadi bukti nyata pengamalan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, di mana perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk saling menghormati, bekerja sama dan berbagi kebaikan.
Suhu Jony Tan berharap tali silaturahmi yang telah terbangun dapat terus dipelihara demi menciptakan lingkungan yang harmonis, damai, dan penuh toleransi” Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membalas seluruh kebaikan dengan kesehatan, keberkahan, kebahagiaan serta kemudahan dalam setiap langkah kehidupan.
Mari kita terus menjaga persatuan, merawat keberagaman dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Menutup pernyataannya, Suhu Jony Tan kembali menegaskan semangat kebangsaan yang menjadi landasan kebersamaan seluruh elemen masyarakat “NKRI dengan Keberagaman, Pancasila dengan Pendirian.
Hormat saya
Suhu Jony Tan
Pembina Yayasan Ceng It Thian Kun Bio.























