Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Siswi Kelas 5 SD Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya, Polisi Lakukan Penyelidikan

×

Siswi Kelas 5 SD Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

SRAGEN_Harianesia.com – Warga Dukuh Nadri, RT 23 RW 08, Kelurahan Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, digegerkan dengan ditemukannya seorang bocah perempuan berinisial B (11), siswi kelas 5 sekolah dasar, dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya, Jumat (5/6/2026).

Korban ditemukan pertama kali oleh ibu kandungnya, Dewi, yang baru pulang bekerja. Saat hendak memasuki rumah, ia mendapati anak semata wayangnya tergeletak di ruang depan rumah dalam kondisi bersimbah darah.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan pihak kepolisian. Aparat yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga :  Polda Jateng Ungkap 31 Kasus Petasan dan Amankan 36 Pelaku Selama Operasi Pekat Candi 2026

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban diketahui mengalami sejumlah luka pada tubuhnya. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Sejumlah warga setempat menyebutkan bahwa korban dan keluarganya belum lama menempati rumah tersebut setelah sebelumnya tinggal di Dukuh Prayungan yang masih berada di wilayah Kelurahan Dawung.

Selain itu, beredar informasi bahwa sebuah sepeda motor Honda Vario dan telepon genggam milik korban tidak ditemukan di lokasi kejadian. Informasi tersebut masih didalami oleh penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan peristiwa yang terjadi.

Baca Juga :  Polda Lampung Tetapkan 14 Orang Tersangka Terkait Tambang Emas Di duga Ilegal

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku pernah mendengar korban bercerita kepada teman-temannya bahwa rumah yang ditempatinya saat ini dinilai kurang aman karena pernah terjadi kehilangan telepon genggam.

“Katanya pernah mengeluhkan handphone miliknya sudah dua kali hilang,” ujar sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta mencari pihak-pihak yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Jateng Ungkap Perubahan Paradigma Kehumasan : "Kini Semua Personel Polri Adalah Humas dan Wajah Institusi"

Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Sragen guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

(Herman)

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600