Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Ramadan Unik di Sragen, Kapolres Sajikan Mixology Es Teler Presisi 1.000 Cup di Alun-Alun

×

Ramadan Unik di Sragen, Kapolres Sajikan Mixology Es Teler Presisi 1.000 Cup di Alun-Alun

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

SRAGEN_HARIANESIA.COM_Suasana sore di Alun-Alun Kabupaten Sragen berubah semarak dan penuh warna. Di tengah antusiasme warga yang ngabuburit menanti waktu berbuka puasa, jajaran Polres Sragen menghadirkan konsep berbeda: Art Policing melalui Mixology Es Teler Presisi 1.000 Cup bertema “Menebar Kebaikan Mewujudkan Keselamatan.”

Kegiatan dibuka dengan penampilan energik Band Samstar yang menghidupkan suasana. MC menyapa masyarakat yang memadati kawasan alun-alun, menghadirkan nuansa hangat antara polisi dan warga.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Ramadan kali ini terasa unik, bukan sekadar pembagian takjil, melainkan perpaduan seni, pelayanan, dan pesan keselamatan.

Puncak perhatian tertuju pada momen atraksi mixology. Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, bersama Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, turun langsung meracik es teler di hadapan masyarakat.

Dengan gerakan terukur dan takaran presisi, keduanya menyatukan santan, alpukat, nangka, kelapa muda, aneka buah segar, serta es batu dalam satu racikan istimewa.

Baca Juga :  Kapolres Wonogiri Lepas 36 Siswa Tk Kemala Bhayangkari 72, Tegaskan Komitmen Polri Dalam Pembentukan Karakter Generasi Bangsa

Menurut Kapolres Sragen, racikan tersebut bukan tanpa makna. Setiap bahan menyimpan filosofi yang mencerminkan karakter tugas kepolisian.

“Es teler ini spesial karena mengandung filosofi. Alpukat melambangkan kedewasaan dan kelembutan dalam bertugas. Nangka dengan aroma khasnya menggambarkan ketegasan dan karakter yang kuat. Kelapa muda melambangkan fleksibilitas serta sikap dinamis dalam menghadapi situasi yang terus berkembang,” terang AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Santan gurih menjadi simbol kehangatan pelayanan polisi kepada masyarakat. Buah-buahan segar mencerminkan kesehatan dan kesiapan fisik saat berkendara. Takaran yang presisi melambangkan kesadaran dan ketaatan pada aturan lalu lintas. Sementara es batu diibaratkan sebagai cooling system, penyejuk dalam setiap dinamika dan tantangan tugas.

Baca Juga :  PJU Kodam III/Siliwangi dan Keluarga Besar TNI Perkuat Soliditas melalui Mini Soccer

Sebanyak 1.000 cup Es Teler Presisi dibagikan kepada warga yang memadati alun-alun. Bhayangkari Cabang Sragen turut ambil bagian dalam proses peracikan, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental. Pimpinan dan anggota tampak berbaur tanpa sekat, menyerahkan langsung takjil kepada masyarakat.

“Manisnya pas, gurihnya pas, dinginnya pas, insya Allah gizinya juga pas,” ujar Kapolres sambil tersenyum, menggambarkan harmoni rasa yang diharapkan sejalan dengan harmoni pelayanan dan keselamatan berlalu lintas.

Takjil es teler tersebut langsung diserbu warga yang ngabuburit. Anak-anak, remaja, hingga orang tua mengantre dengan tertib.

Beberapa remaja mengungkapkan rasa terima kasih dan syukur bisa menikmati takjil manis di tengah suasana Ramadan yang penuh kebersamaan.

Momentum ini tidak sekadar membagikan minuman berbuka. Di balik dinginnya es dan manisnya santan, terselip pesan kuat tentang keselamatan berkendara dan pentingnya tertib berlalu lintas.

Baca Juga :  Kapolri Tutup Langsung Turnamen Bola Voli Sekaligus Resmikan Pembangunan Sumur Bor Dan Filtrasi Air Bersih Layak Minum Di Kalimantan Barat

Di ruang publik yang terbuka, Polres Sragen menghadirkan pendekatan humanis mengajak masyarakat merasakan bahwa kehadiran polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menebar kebaikan.

Ramadan di Sragen pun terasa berbeda. Di antara canda, musik, dan racikan es teler presisi, tersaji pesan sederhana namun mendalam: keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

Mariyo

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600