TANGERANG_HARIANESIA.COM, Respon cepat ditunjukkan Polsek Ciledug setelah menerima laporan kehilangan sepeda motor di wilayah Larangan Utara, Kota Tangerang. Tak butuh waktu lama, Kanit Reskrim Polsek Ciledug IPTU Suhenri, S.H. turun langsung ke lokasi kejadian pada Rabu malam, 16 September 2026, pukul 20.00 WIB.
Kedatangan IPTU Suhenri di RT 05 RW 11, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, bukan sekadar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia juga menyambangi Pos Ronda, mengecek posisi CCTV warga, dan berdiskusi dengan pengurus RT serta warga.
“Polisi datang, cek TKP, cek CCTV, lihat Pos Ronda. Meskipun pertemuan malam ini berlangsung singkat, namun sangat bermakna bagi kami. Beliau tidak hanya menangani kasus, tapi juga memberikan edukasi,” kata seorang warga RT 05.
Dalam pertemuan itu, IPTU Suhenri mengimbau warga meningkatkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) dan kewaspadaan terhadap kejahatan jalanan. Ia juga meminta korban segera melapor resmi ke Polsek Ciledug dengan membawa kunci dan STNK untuk kepentingan penyelidikan.
Tak hanya soal curanmor, IPTU Suhenri juga memberi penyuluhan tentang maraknya modus penipuan jual-beli online melalui TikTok dan marketplace.
” Pengamat: Ini Contoh Polri Humanis”
Langkah cepat tersebut mendapat sorotan dari Pengamat Sosial, D. Wahyudi. Menurutnya, apa yang dilakukan IPTU Suhenri adalah potret Polri Presisi yang humanis.
“Respon cepat Rabu malam 16 September pukul 20.00 WIB, datang langsung olah TKP, cek CCTV, tinjau Pos Ronda, sampai edukasi warga soal penipuan online, ini luar biasa. Ini bukan sekadar penegakan hukum, tapi membangun kepercayaan publik,” ujar D. Wahyudi kepada Tempo, Rabu (16/9).
Menurut D. Wahyudi, kedekatan polisi dan warga seperti inilah yang membuat masyarakat tidak segan melapor dan merasa terlindungi.
“Warga Siapkan Portal di Tiap Gang”
Sebagai buntut dari kasus curanmor tersebut, warga RT 05 RW 11 sepakat memperkuat pengamanan.
“Rencananya, pengurus RT akan membuat portal di setiap gang masuk guna mencegah pencurian terjadi kembali. Portal akan dijaga bergilir dan dilengkapi pengawasan CCTV atas arahan IPTU Suhenri, S.H.,” ujar pengurus RT setempat.
Warga berharap sinergi Polri dan masyarakat di Larangan Utara terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dwi
