Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
TNI-POLRI

Polrestabes Semarang Sita 33 Kendaraan Terlibat Balap Liar di Madukoro dan Jenderal Sudirman

×

Polrestabes Semarang Sita 33 Kendaraan Terlibat Balap Liar di Madukoro dan Jenderal Sudirman

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Semarang – Upaya menjaga ketertiban masyarakat pada waktu subuh kembali digencarkan jajaran Polrestabes Semarang. Sebanyak 33 unit sepeda motor diamankan dalam kegiatan patroli dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digelar di wilayah hukum Polsek Semarang Barat, Minggu (22/2/2026) dini hari.

Penindakan dilakukan di dua titik yang kerap dijadikan arena balap liar, yakni Jalan Madukoro dan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Semarang.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo, S.S.i., S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan respons cepat atas laporan warga. Masyarakat mengaku resah karena aktivitas balap liar kembali marak seusai waktu sahur.

Baca Juga :  Polsek Masaran Bantu Pembangunan Poskamling, Jadi Ajang Silaturahmi Dekatkan Polri Dengan Masyarakat

“Informasi kami terima dari warga yang merasa terganggu. Setelah sahur, para pelaku kembali memanfaatkan jalanan yang relatif lengang untuk balapan. Dari laporan itulah kami langsung bergerak,” jelasnya.

KRYD yang berlangsung mulai pukul 00.00 WIB hingga 07.00 WIB itu melibatkan personel gabungan dari Unit Samapta, Lantas, SPKT, Intelkam, Reskrim, serta Binmas/Bhabinkamtibmas. Sasaran kegiatan tidak hanya balap liar, tetapi juga antisipasi 3C (curat, curas, curanmor), potensi tawuran, aksi gangster, serta gangguan kamtibmas lainnya.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Citeureup Desa Tarikolot Wujud Kepeduliaan Tugas Pokok Kunjungi Korban Dirumah Sakit

Dalam pelaksanaannya, petugas mendapati puluhan sepeda motor yang diduga akan maupun sedang terlibat aksi balap liar. Total 33 unit kendaraan berbagai jenis berhasil diamankan, sebagian tanpa dilengkapi pelat nomor dan diduga tidak sesuai standar teknis.

Seluruh kendaraan kemudian dibawa ke Mapolsek Semarang Barat untuk proses penindakan lebih lanjut. Kepada para pengendara diberikan surat tilang sesuai dengan pelanggaran yang ditemukan.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli subuh, khususnya pada bulan Ramadan, mengingat pola balap liar kerap muncul pada jam-jam rawan setelah sahur. Ia juga mengimbau peran aktif orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari.

Baca Juga :  Kapolri Cek Kesiapan Terminal Hingga Wisata di Solo Jelang Nataru

“Kami tidak ingin ada korban jiwa akibat aksi yang membahayakan ini. Jalan raya bukan arena balap. Keselamatan pengguna jalan lain harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Kepolisian memastikan langkah preventif dan represif akan terus dilakukan guna menjaga kondusivitas wilayah Semarang Barat, terutama di titik-titik yang rawan dijadikan lokasi balap liar.

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600