Polres Semarang_Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang melaksanakan kegiatan bedah rumah bagi warga kurang mampu di tiga lokasi berbeda, yakni di Desa Cukil Kecamatan Tengaran, Desa Kopeng Kecamatan Getasan, dan Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran Timur, Senin 29 Juni 2026.
Membuka kegiatan secara simbolis di Kelurahan Candirejo, kegiatan dihadiri langsung Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., didampingi Wakapolres Semarang beserta Pejabat Utama Polres Semarang. Turut hadir pula Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., yang menyaksikan secara langsung proses pelaksanaan bedah rumah tersebut.
Di sela-sela peninjauan, Bupati Semarang menyampaikan apresiasi atas berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan Polres Semarang. Menurutnya, kepedulian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Saya mengapresiasi langkah Polres Semarang yang terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Sebelumnya juga telah dilakukan penyaluran air bersih di Kecamatan Bancak, kemudian edukasi kepada para remaja terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi yang baik antar instansi seperti ini sangat penting sebagai upaya mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Ngesti.
Bupati juga menyinggung potensi kerawanan kekeringan yang mulai mengancam sejumlah wilayah di Kabupaten Semarang. Beberapa kecamatan yang memerlukan perhatian di antaranya Kecamatan Pringapus, Bancak, Bringin, Pabelan, Suruh, dan sebagian wilayah Kecamatan Ungaran Timur.
Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Semarang, Baznas, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan bedah rumah tersebut.
“Kegiatan bedah rumah ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikator masyarakat sejahtera adalah memiliki hunian yang layak. Melalui sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Polri,” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut, AKBP Ratna menuturkan bahwa rumah yang layak huni juga akan memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak-anak serta memberikan semangat bagi mereka dalam meraih cita-cita di masa depan.
Selain program bedah rumah, Polres Semarang juga melaksanakan berbagai kegiatan bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, di antaranya donor darah dan operasi bibir sumbing bagi masyarakat yang membutuhkan. Salah satu penerima bantuan operasi bibir sumbing merupakan seorang anak yang sebelumnya telah menjalani tiga kali operasi namun hasilnya belum maksimal, sehingga kembali mendapatkan penanganan medis di Purworejo.
Pemilik rumah di Kelurahan Candirejo, Sri Maryati (50), mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan Polres Semarang. Menurutnya, kondisi rumah yang ditempatinya bersama keluarga sudah lama mengalami kerusakan dan bahkan harus dipasang tiang penyangga di ruang tamu untuk mencegah atap roboh.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak dan Ibu dari Polres Semarang yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Rumah ini sudah lama rusak dan setiap hujan kami selalu khawatir. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tutur Sri Maryati.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Candirejo, Aisah, menyampaikan apresiasi dan harapannya agar kegiatan sosial semacam ini terus berlanjut.
“Kami melihat secara langsung bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi benar-benar menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dan semoga dapat terus berlanjut ke depannya,” ungkapnya.
Melalui program bedah rumah dan berbagai kegiatan sosial lainnya, Polres Semarang menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Semarang.
Mariyo























