Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Bisnis

Pasar Saham Indonesia: Samuel Lepas 158,9 Juta Saham NSSS, Raup Dana Rp 108,78 Miliar

×

Pasar Saham Indonesia: Samuel Lepas 158,9 Juta Saham NSSS, Raup Dana Rp 108,78 Miliar

Sebarkan artikel ini
Pasar Saham Indonesia: Samuel Lepas 158,9 Juta Saham NSSS, Raup Dana Rp 108,78 Miliar
Pasar Saham Indonesia: Samuel Lepas 158,9 Juta Saham NSSS, Raup Dana Rp 108,78 Miliar
Banner Iklan Harianesia 468x60

Harianesia – 10 Juni 2026 | kamu perlu tahu bahwa PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) baru saja melakukan transaksi jumbo atas saham perseroan. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen NSSS, Rabu (10/6/2026), Samuel Sekuritas menjual sebanyak 158.795.800 saham NSSS pada 2 Juni 2026 dengan harga pelaksanaan Rp685 per saham.

Dengan harga tersebut, nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp108,78 miliar. Manajemen juga menjelaskan bahwa tujuan transaksi tersebut adalah repurchase agreement (repo). Pasca transaksi, kepemilikan saham Samuel Sekuritas di NSSS turun dari 19,04% menjadi 18,37%.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Subjudul

Harga transaksi repo tersebut berada jauh di atas harga pasar saham NSSS pada saat itu. Pada perdagangan 2 Juni 2026, saham NSSS ditutup menguat tipis ke level Rp464 per saham dari sebelumnya Rp462. Artinya, harga transaksi repo sebesar Rp685 per saham berada sekitar 47,6% di atas harga penutupan pasar reguler pada hari yang sama.

Baca Juga :  Stasiun Pengisian Bahan Bakar: 5 Kasus Unik dan Menarik di Indonesia

Namun demikian, tekanan terhadap saham NSSS masih berlanjut sepanjang tahun berjalan. Hingga perdagangan terakhir, saham NSSS berada di level Rp396 per saham atau turun 58,32% secara year to-date. Jika ditarik lebih jauh, saham NSSS sempat menyentuh level tertinggi Rp2.100 per saham pada 27 Januari 2026.

IPO SpaceX dan Efek Domino

Perusahaan eksplorasi antariksa milik Elon Musk, SpaceX secara resmi telah menetapkan harga penawaran saham perdana (IPO) sebesar US$135 per saham. Dengan valuasi sekitar US$1,75 triliun, ini akan menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah pasar modal.

GMF dan Strategi Free Float

PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memenuhi ketentuan free float yang ditetapkan regulator sebelum tenggat waktu pada Maret 2027. Direktur Utama GMF, Andi Fahrurrozi mengatakan, perseroan saat ini tengah mengkaji dua skema utama untuk meningkatkan free float.

Baca Juga :  Distributor Printer Barcode Zebra di Jakarta Tips Memilih Supplier Terpercaya

Realisasi Buyback Saham Emiten

Realisasi pembelian kembali saham atau buyback yang dilakukan emiten tanpa persetujuan RUPS mencapai Rp 17,12 triliun hingga pertengahan Mei 2026. Nilai tersebut setara dengan 30,25% dari total dana buyback yang telah dialokasikan oleh emiten sejak kebijakan buyback tanpa RUPS diberlakukan pada Maret 2025.

Kesimpulan

Dalam beberapa hari terakhir, pasar saham Indonesia mengalami beberapa perubahan signifikan. Dari penjualan saham NSSS oleh Samuel Sekuritas hingga rencana IPO SpaceX, semua ini membawa dampak pada pasar saham dan perekonomian Indonesia.

FAQ

Pertanyaan 1: Apa itu repurchase agreement (repo)?
Repo adalah suatu transaksi di mana suatu perusahaan menjual sahamnya kepada pihak lain dengan kesepakatan untuk membeli kembali saham tersebut pada masa depan.

Pertanyaan 2: Apa dampak dari penjualan saham NSSS oleh Samuel Sekuritas?
Dampak dari penjualan saham NSSS oleh Samuel Sekuritas adalah penurunan kepemilikan saham Samuel Sekuritas di NSSS dari 19,04% menjadi 18,37%.

Baca Juga :  IHSG Turun 4,2%, Purbaya Bingung: Kondisi Fiskal Baik, Tapi Saham Masih Tertekan

Pertanyaan 3: Apa itu IPO SpaceX?
IPO SpaceX adalah penawaran saham perdana (initial public offering) dari perusahaan eksplorasi antariksa milik Elon Musk, SpaceX.

Pertanyaan 4: Apa strategi GMF untuk memenuhi ketentuan free float?
GMF menyiapkan dua skema utama untuk meningkatkan free float, yaitu melalui pelepasan sebagian kepemilikan saham oleh pemegang saham eksisting kepada publik dan melalui pelaksanaan rights issue.

Pertanyaan 5: Apa realisasi buyback saham emiten tanpa RUPS?
Realisasi buyback saham emiten tanpa RUPS mencapai Rp 17,12 triliun hingga pertengahan Mei 2026.

Banner Iklan 1
Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Banner Iklan Harianesia 120x600