BOGOR_HARIANESIA.COM– Ketua Komunitas Sinergi Bogor, Sandy Barbar, menyoroti kinerja sejumlah lurah di Kota Bogor yang dinilai tidak memperhatikan warganya sendiri.
Menurut Sandy, masih banyak lurah yang tidak memiliki data warga tidak mampu serta tidak responsif terhadap laporan masyarakat terkait pembangunan.
“Kesimpulannya, lurah tidak memperhatikan warga dan tidak kenal dengan warganya sendiri. Laporan warga soal pembangunan pun tidak direspon dengan baik,” kata Sandy kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).
Data Warga Miskin dan Usulan Pembangunan Dinilai Lemah
Sandy menyebut lemahnya pendataan warga miskin dan minim pembangunan di tingkat kelurahan membuat program bantuan sosial sering tidak tepat sasaran. Padahal, data tersebut penting untuk diusulkan ke dinas terkait agar pembangunan di wilayah berjalan.
“Warga miskin dan minim pembangunan yang harus diusulkan ke dinas terkait justru tidak tercatat. Akhirnya aspirasi soal infrastruktur dan perbaikan lingkungan kerap mandek karena minim tindak lanjut dari lurah,” ujarnya.
Ia menegaskan, lurah sebagai ujung tombak pemerintahan seharusnya paling memahami kondisi warganya. “Kalau lurah nggak punya data dan nggak kenal warganya, gimana mau bangun wilayahnya,” tambah Sandy.
Komunitas Kreatif Sinergi Bogor mendorong Pemkot Bogor untuk mengevaluasi kinerja para lurah, terutama terkait pendataan warga, usulan pembangunan ke dinas, dan kecepatan merespons aduan masyarakat.
Dwi
