Edukasi

Keluhan Orang Tua Siswa SMPN 4 Rangkasbitung: Pembayaran Seragam Khusus Tak Bisa Dicicil, Dinilai Memberatkan

LEBAK_HARIANESIA.COM– Sejumlah orang tua siswa baru di SMPN 4 Rangkasbitung mengeluhkan kebijakan pembayaran seragam khas atau seragam khusus sekolah yang disebut harus dilunasi secara tunai tanpa opsi pembayaran secara bertahap.

Menurut sejumlah wali murid, kebijakan tersebut dinilai cukup memberatkan, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas yang pada awal tahun ajaran juga harus memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan lainnya.

Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya disamarkan dan hanya disebut dengan inisial H mengatakan, kewajiban membeli paket seragam khusus tanpa adanya skema cicilan membuat sebagian orang tua merasa kesulitan.

“Kami tentu ingin anak-anak tampil rapi dan sama dengan teman-temannya. Tapi kalau harus dibayar lunas sekaligus saat biaya kebutuhan sekolah lain juga sedang menumpuk, kami betul-betul kebingungan,” ujarnya.

Selain biaya seragam, para orang tua juga harus menyiapkan berbagai perlengkapan sekolah seperti sepatu, tas, buku, dan alat tulis. Kondisi tersebut membuat beban pengeluaran pada awal tahun ajaran menjadi lebih besar.

Beberapa wali murid berharap pihak sekolah maupun komite sekolah dapat mempertimbangkan kebijakan yang lebih fleksibel, seperti memberikan pilihan pembayaran secara bertahap, subsidi silang, atau bantuan bagi keluarga yang kurang mampu.

Mereka menilai kebijakan tersebut dapat meringankan beban ekonomi tanpa mengurangi tujuan sekolah dalam menjaga kerapian dan keseragaman peserta didik.

Hingga berita ini ditulis, para orang tua berharap adanya ruang dialog antara pihak sekolah, komite sekolah, dan wali murid guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Pendidikan merupakan hak setiap anak. Oleh karena itu, para wali murid berharap pemenuhan perlengkapan sekolah tidak menjadi hambatan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak dan nyaman.

Reforter : Dede Mulyana

Baca juga:
Baca juga:
Baca juga:
Exit mobile version