Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Keluhan Orang Tua Siswa SMPN 4 Rangkasbitung: Pembayaran Seragam Khusus Tak Bisa Dicicil, Dinilai Memberatkan

×

Keluhan Orang Tua Siswa SMPN 4 Rangkasbitung: Pembayaran Seragam Khusus Tak Bisa Dicicil, Dinilai Memberatkan

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

LEBAK_HARIANESIA.COM– Sejumlah orang tua siswa baru di SMPN 4 Rangkasbitung mengeluhkan kebijakan pembayaran seragam khas atau seragam khusus sekolah yang disebut harus dilunasi secara tunai tanpa opsi pembayaran secara bertahap.

Menurut sejumlah wali murid, kebijakan tersebut dinilai cukup memberatkan, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas yang pada awal tahun ajaran juga harus memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan lainnya.

Banner Iklan Harianesia 300x600

Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya disamarkan dan hanya disebut dengan inisial H mengatakan, kewajiban membeli paket seragam khusus tanpa adanya skema cicilan membuat sebagian orang tua merasa kesulitan.

Baca Juga :  Diduga Peras Warga, Agan,Kades Cilayang Guha Minta Narasumber Agar Pemberitaan Dihapus

“Kami tentu ingin anak-anak tampil rapi dan sama dengan teman-temannya. Tapi kalau harus dibayar lunas sekaligus saat biaya kebutuhan sekolah lain juga sedang menumpuk, kami betul-betul kebingungan,” ujarnya.

Selain biaya seragam, para orang tua juga harus menyiapkan berbagai perlengkapan sekolah seperti sepatu, tas, buku, dan alat tulis. Kondisi tersebut membuat beban pengeluaran pada awal tahun ajaran menjadi lebih besar.

Baca Juga :  Keluarga Bantah Keterlibatan Muhamad dalam Kasus Susu Kedaluwarsa, Ajukan Praperadilan

Beberapa wali murid berharap pihak sekolah maupun komite sekolah dapat mempertimbangkan kebijakan yang lebih fleksibel, seperti memberikan pilihan pembayaran secara bertahap, subsidi silang, atau bantuan bagi keluarga yang kurang mampu.

Mereka menilai kebijakan tersebut dapat meringankan beban ekonomi tanpa mengurangi tujuan sekolah dalam menjaga kerapian dan keseragaman peserta didik.

Hingga berita ini ditulis, para orang tua berharap adanya ruang dialog antara pihak sekolah, komite sekolah, dan wali murid guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Baca Juga :  Rakernas Pewarna 2024, Romo Kefas : Kami akan mengevaluasi PC - PC yang tidak Hadir dalam Rakernas ini

Pendidikan merupakan hak setiap anak. Oleh karena itu, para wali murid berharap pemenuhan perlengkapan sekolah tidak menjadi hambatan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak dan nyaman.

Reforter : Dede Mulyana

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600