Edukasi

Kariyasa Adnyana: Semangat Gotong Royong PDI Perjuangan Hadir untuk Disabilitas Netra Denpasar

Legislator PDI Perjuangan Tegaskan Negara Harus Hadir Adil dan Setara Untuk Semua, Termasuk Penyandang Disabilitas

DENPASAR_HARIANESIA.COM_ Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana. Pada Sabtu (29/8), Kariyasa berbagi bersama para penyandang disabilitas netra yang berprofesi sebagai tukang pijat di Kota Denpasar.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai Pancasila dan Trisakti PDI Perjuangan: berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Bagi PDI Perjuangan, pembangunan tidak boleh meninggalkan siapapun, termasuk kelompok rentan.

Di tengah keterbatasan fisik, para penyandang disabilitas netra tetap menunjukkan kemandirian, ketekunan, dan optimisme dalam mencari nafkah. Hal inilah yang diapresiasi tinggi oleh Kariyasa.

“Saya sangat mengapresiasi semangat saudara-saudara penyandang disabilitas netra. Mereka tetap bekerja mandiri dan tidak menyerah pada keadaan. Kehadiran kita hari ini adalah wujud kebersamaan nyata. Mereka tidak sendiri dan selalu menjadi bagian penting masyarakat,” ujar Kariyasa.

Sebagai anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi sosial dan pemberdayaan masyarakat, Kariyasa menegaskan bahwa misi PDI Perjuangan adalah memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Negara, kata dia, wajib membuka ruang yang setara agar setiap warga negara bisa berkontribusi dan sejahtera.

“Kepedulian terhadap sesama adalah bagian dari jati diri bangsa. Gotong royong bukan sekadar slogan, tapi harus kita praktikkan. Inilah yang diajarkan Bung Karno dan terus dirawat PDI Perjuangan,” tegas legislator asal Busungbiu, Buleleng itu.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat langsung dirasakan manfaatnya. Lebih dari itu, kebersamaan ini diharapkan menjadi penguat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Semoga kebersamaan ini tidak hanya memberikan manfaat material. Langkah ini juga mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial. Sejatinya, nilai kemanusiaan akan selalu tumbuh ketika kita saling peduli dan saling menguatkan,” tutup Kariyasa.

Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa PDI Perjuangan terus hadir di tengah rakyat. Tidak hanya saat pemilu, tetapi juga dalam kerja-kerja nyata memperjuangkan mereka yang bekerja keras demi kehidupan yang lebih baik.

(DW)

Exit mobile version