Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Hari Kartini 2026, Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Sarinah: Perempuan Bukan Pelengkap, tapi Penggerak Peradaban

×

Hari Kartini 2026, Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Sarinah: Perempuan Bukan Pelengkap, tapi Penggerak Peradaban

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA_HARIANESIA.COM_Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Bidang Pergerakan Sarinah memperingati Hari Kartini 2026 dengan menegaskan peran perempuan sebagai penggerak peradaban, bukan sekadar pelengkap.

Peringatan bertajuk “Habis Gelap Terbitlah Terang” itu dirilis DPP GMNI, Senin (21/4/2026). Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Sarinah (Perempuan), Vinechya D. Munua, menyampaikan pernyataan lengkapnya:

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

“Sarinah adalah simbol perempuan yang tidak hanya kuat dalam diam, tetapi juga berani dalam perjuangan. Jika Raden Ajeng Kartini menyalakan terang dari balik kegelapan, maka Sarinah menjaga api itu tetap hidup di tengah zaman yang terus berubah. Perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi penggerak peradaban dengan cinta, keberanian, dan kesadaran akan perannya dalam membangun bangsa.

Baca Juga :  Kejari Pati dan Lapas Pati Perkuat Sinergi, Bahas Penitipan Tahanan dan Pertukaran Informasi

Di era modern ini, Sarinah hadir dalam setiap perempuan yang memilih untuk berdiri, berpikir, dan bertindak. Ia hidup dalam langkah-langkah kecil yang penuh makna, dalam karya yang memberi dampak, dan dalam keberanian untuk melampaui batas.

Habis gelap, terbitlah terang dan Sarinah memastikan cahaya itu tidak pernah padam. Perempuan Indonesia adalah kekuatan, adalah harapan, dan adalah masa depan bangsa.”

Baca Juga :  Workshop SPMB, SDTQ Muhammadiyah Al-Khawarizmi Perkuat Positioning, Diferensiasi dan Brand Sekolah

Kartini Masa Kini: Berpikir, Berpihak, Bertindak
Dalam keterangan tambahannya, Vinechya menegaskan, semangat Sarinah saat ini hadir pada setiap perempuan yang menolak ditempatkan sebagai subordinat dalam pembangunan.

“Perempuan hari ini harus berani bersuara, berpendidikan, dan terlibat dalam pengambilan keputusan. Itu makna Kartini masa kini,” ujarnya.

Komitmen GMNI Bidang Pergerakan Sarinah
Sebagai sayap perempuan GMNI, Sarinah memposisikan diri sebagai penjaga api perjuangan Kartini. Vinechya menyebut tiga komitmen utama gerakan Sarinah pada momentum Hari Kartini 2026:

Baca Juga :  Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang, Klarifikasi Soal Pekerjaan Paving Block di Tanah Pribadi: Pekerjaan Sesuai Surat Hibah!

1. Pendidikan: Mendorong akses dan kualitas pendidikan bagi perempuan hingga pelosok.
2. Kepemimpinan: Membuka ruang partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan publik.
3. Perlindungan: Mengawal kebijakan yang melindungi perempuan dari kekerasan dan diskriminasi.

Peringatan Hari Kartini 2026 oleh DPP GMNI Bidang Pergerakan Sarinah juga ditandai dengan kampanye digital melalui tagar #HariKartini2026 #PerempuanIndonesia #KartiniMasaKini #MembangunBangsa di kanal resmi

@DPP_GMNI_BIDANG_PERGERAKAN_SARINAH.

Dwi

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600