Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Bantuan Ternak Babi di Mimika Perkuat Ketahanan Pangan Sekaligus Jaga Kearifan Budaya Papua

×

Bantuan Ternak Babi di Mimika Perkuat Ketahanan Pangan Sekaligus Jaga Kearifan Budaya Papua

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

MIMIKA_HARIANESIA.COM_ 29 Juni 2026– Pemerintah Pusat menyalurkan bantuan bibit ternak babi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis 28 Juni 2026. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Ruben Kobogau dan Yonas Magai selaku Ketua dan Sekretaris Jenderal Pusat Pengendali Masyarakat Adat Pegunungan Tengah Papua, P2MA-PTP.

Penyaluran bantuan ini menyasar dua tujuan strategis. Pertama, memperkuat ketahanan pangan masyarakat adat. Kedua, memberdayakan ekonomi lokal berbasis kearifan budaya Papua.

Banner Iklan Harianesia 300x600

*Babi: Lebih dari Sekadar Ternak*

Baca Juga :  Diduga Kepala Daerah Menghina Wakilnya, Masyarakat Diingatkan Ancaman Pidana Juga Berlaku

Bagi masyarakat Papua, babi memiliki peran ganda. Selain sebagai sumber protein hewani dan bernilai ekonomi, babi juga menempati posisi penting dalam tatanan sosial dan budaya.

Dalam tradisi adat Papua, babi menjadi simbol kesejahteraan. Hewan ini digunakan sebagai mas kawin, alat penyelesaian sengketa adat, hingga pengikat kebersamaan lewat tradisi bakar batu. Nilai historis dan simbolik itu diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga :  Ketika Sunda Kembali Berdiri Tegak di Tanahnya Sendiri

*Jaga Identitas Lewat Ketahanan Pangan*

Penyerahan bantuan dinilai menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya merawat nilai budaya Papua. Di tengah dinamika sosial yang terus berubah, budaya lokal tetap menjadi ruang bersama yang harus dijaga dengan penghormatan.

“Bagi masyarakat Papua, babi memiliki makna yang erat dengan kehidupan adat, kebersamaan, dan perdamaian. Menjaga nilai budaya yang melekat padanya menjadi bagian penting dari merawat identitas serta memperkuat persatuan masyarakat di Tanah Papua,” demikian keterangan resmi penyaluran bantuan.

Baca Juga :  Papa Rico Berdemo Berjuang Pahit Untuk Negara , Pingsan di Bawa RSUD Tanah Abang

Pemerhati kebijakan publik menilai, program ketahanan pangan akan lebih berkelanjutan bila berangkat dari nilai budaya setempat. Pendekatan itu dinilai mampu menjaga keberlanjutan program sekaligus memperkuat kohesi sosial masyarakat adat di Papua.

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600