Ekonomi

Asing Net Sell Rp 633 Miliar, Saham yang Banyak Dijual Asing Sepekan

Asing Net Sell Rp 633 Miliar — Ilustrasi pergerakan IHSG dan aksi jual bersih investor asing senilai Rp 633 miliar dalam sepekan
IHSG ditutup naik 0,40% ke level 5.050,42 pada Jumat (6/11/2026), meski secara mingguan masih terkoreksi 0,13%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan Jumat (6/11/2026) di level 5.050,42, naik 0,40%. Penguatan ini menjadi hari ketiga berturut-turut bagi indeks acuan Bursa Efek Indonesia tersebut.

Sepanjang sesi, IHSG bergerak dalam rentang 4.925 hingga 5.050, berdasarkan data BEI melalui RTI Business. Meski begitu, kinerja indeks secara mingguan masih terkoreksi 0,13%.

Dari sisi transaksi, investor asing membukukan net buy Rp 329,34 miliar di seluruh pasar pada Jumat. Namun secara akumulasi sepekan, asing masih mencatatkan net sell Rp 633,91 miliar.

Penguatan tiga hari beruntun belum cukup menutup koreksi mingguan, sementara arus dana asing masih keluar secara akumulatif.

Rentang Pergerakan dan Kinerja Mingguan

Pergerakan IHSG hari itu menyentuh titik terendah 4.925 dan tertinggi 5.050. Level penutupan 5.050,42 berada di batas atas rentang tersebut, menandakan tekanan beli bertahan hingga akhir sesi.

Kendati demikian, catatan mingguan menunjukkan indeks belum sepenuhnya pulih. Koreksi 0,13% sepanjang pekan menjadi penanda bahwa penguatan harian tidak serta-merta mengubah arah jangka lebih panjang.

Level Penutupan 5.050,42
Perubahan Harian +0,40%
Rentang Harian 4.925–5.050
Kinerja Mingguan -0,13%
Net Buy Asing (Jumat) Rp 329,34 miliar
Net Sell Asing (sepekan) Rp 633,91 miliar

Arus Dana Asing Masih Keluar Secara Akumulatif

Angka net buy harian memberi sinyal positif di tengah pekan yang secara keseluruhan masih dibayangi penjualan bersih. Selisih antara pembelian harian dan penjualan sepekan menunjukkan sebagian besar tekanan jual asing terjadi di hari-hari sebelumnya.

Pola ini lazim terjadi ketika investor asing memanfaatkan momentum penguatan untuk mengurangi posisi, sekaligus menyeimbangkan portofolio menjelang akhir pekan.

Sepuluh Saham Paling Banyak Dilepas Asing Sepekan

Dalam sepekan, penjualan bersih terbesar asing terkonsentrasi pada saham perbankan besar dan emiten komoditas. Berikut daftarnya berdasarkan nilai net sell:

  1. 1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) — Rp 638,13 miliar
  2. 2. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) — Rp 377,83 miliar
  3. 3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) — Rp 127,48 miliar
  4. 4. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) — Rp 113,11 miliar
  5. 5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) — Rp 109,57 miliar
  6. 6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) — Rp 106,55 miliar
  7. 7. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) — Rp 100,58 miliar
  8. 8. PT Timah Tbk (TINS) — Rp 93,85 miliar
  9. 9. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) — Rp 89,24 miliar
  10. 10. PT United Tractors Tbk (UNTR) — Rp 88,22 miliar

Membaca Kombinasi Penguatan Harian dan Tekanan Mingguan

Dua saham bank pelat merah, BBRI dan BMRI, menempati posisi teratas daftar jual bersih asing dengan nilai yang jauh melampaui emiten lain. Keduanya menyumbang porsi signifikan dari total net sell sepekan.

Sisanya tersebar pada emiten batu bara, mineral, petrokimia, dan telekomunikasi. Sebaran ini menunjukkan tekanan jual tidak terpusat pada satu sektor saja, melainkan menyentuh beberapa kelompok industri sekaligus.

Bagi investor ritel, kombinasi penguatan tiga hari dan penjualan asing yang masih berlanjut secara mingguan menjadi sinyal bahwa volatilitas belum sepenuhnya mereda. Arah pergerakan pekan depan akan sangat bergantung pada apakah aliran dana asing berbalik masuk secara konsisten.

Pertanyaan Umum

Berapa level penutupan IHSG pada Jumat, 6 November 2026?

IHSG ditutup di level 5.050,42, naik 0,40% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Apakah IHSG sudah positif secara mingguan?

Belum. Meski naik tiga hari berturut-turut, IHSG masih terkoreksi 0,13% secara mingguan.

Saham apa yang paling banyak dilepas asing sepekan terakhir?

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memimpin dengan net sell Rp 638,13 miliar, disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 377,83 miliar.

Sumber: Kontan

Exit mobile version