Ekonomi

IHSG Rebound pada Akhir Pekan di Tengah Pelemahan Bursa Asia

IHSG Rebound pada Akhir Pekan di Tengah Pelemahan Bursa Asia — Papan digital menampilkan pergerakan indeks saham IHSG di Bursa Efek Indonesia
IHSG ditutup menguat 20,17 poin atau 0,40 persen ke level 5.050,43 pada Jumat, 7 November 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia berbalik menguat pada penutupan Jumat sore, 7 November 2026, di tengah pelemahan yang melanda hampir seluruh bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup naik 20,17 poin atau 0,40 persen ke posisi 5.050,43. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga menguat 4,64 poin atau 0,90 persen ke level 518,28.

Pergerakan tersebut terjadi setelah IHSG sempat dibuka melemah pada awal perdagangan. Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menyebut tekanan datang dari sentimen negatif bursa global.

“Pada awal perdagangan IHSG dibuka melemah akibat sentimen negatif dari koreksi signifikan indeks di bursa Wall Street dan indeks di bursa Asia akibat tekanan pada saham sektor teknologi.”

— Ratna Lim, Kepala Riset Phintraco Sekuritas

Selain tekanan eksternal, Ratna menilai koreksi IHSG sebelum berbalik menguat juga dipicu aksi ambil untung investor. Posisi itu muncul setelah IHSG menguat signifikan pada hari perdagangan sebelumnya.

Sentimen Global: Minyak dan Konflik AS–Iran

Dari mancanegara, harga minyak kembali terkoreksi ke bawah level 100 dolar AS per barel. Pasar mengharapkan penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran berjalan lebih cepat setelah Partai Demokrat memenangkan pemilu midterm.

Iran dilaporkan tengah meninjau proposal yang diajukan pihak mediator terkait program nuklirnya. Namun Teheran tetap menuntut pencabutan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, pelonggaran sanksi, serta pembebasan asetnya yang dibekukan.

Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan pasar domestik mulai melepas ketergantungan pada sentimen bursa regional yang kompak melemah.

Data Domestik yang Menopang Pasar

Dari dalam negeri, cadangan devisa tercatat sedikit naik ke level 146,8 miliar dolar AS pada Oktober 2026, dari sebelumnya 146,3 miliar dolar AS pada September 2026.

Indeks harga rumah naik 0,58 persen secara year on year pada kuartal III-2026. Angka itu melambat dibandingkan 0,69 persen (yoy) pada kuartal II-2026.

Pemerintah juga menyiapkan alokasi anggaran Rp1,28 triliun untuk merealisasikan Program Satu Orang Satu Rekening. Program ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi penutup tahun 2026.

  • IHSG ditutup menguat 0,40 persen ke 5.050,43 pada Jumat, 7 November 2026.
  • LQ45 naik 0,90 persen ke 518,28.
  • Cadangan devisa Oktober 2026 naik tipis ke 146,8 miliar dolar AS.

Proyeksi dan Rekomendasi Pekan Depan

Untuk pekan depan, Ratna memproyeksikan IHSG akan menguji level ke kisaran 5.100–5.200 pada perdagangan pekan depan.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AIMS, POLU, SMDM, KSIX, dan DUTI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TAXI, NAYZ, LFLO, KREN, dan PPRO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,09 juta kali transaksi. Jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 46,78 miliar lembar saham dengan nilai Rp10,31 triliun.

Sebanyak 231 saham naik, 440 saham menurun, dan 291 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa Regional Asia Kompak Melemah

Bursa saham regional Asia sore ini bergerak di zona merah. Indeks Nikkei melemah 6,04 persen ke 57.389,00 dan indeks Kospi melemah 6,02 persen ke 5.059,69.

Indeks Shanghai melemah 1,10 persen ke 3.649,18, indeks Hang Seng melemah 1,27 persen ke 24.481,86, dan indeks Strait Times melemah 2,17 persen ke 5.181,42.

Indeks IHSG 5.050,43 (+0,40%)
LQ45 518,28 (+0,90%)
Nilai Transaksi Rp10,31 triliun
Saham Naik/Turun 231 / 440

Pertanyaan Umum

Berapa posisi penutupan IHSG pada Jumat, 7 November 2026?

IHSG ditutup menguat 20,17 poin atau 0,40 persen ke posisi 5.050,43, setelah sempat dibuka melemah pada awal perdagangan.

Apa penyebab IHSG berbalik menguat?

Menurut Ratna Lim, IHSG sempat tertekan sentimen negatif bursa Wall Street dan Asia serta aksi ambil untung, sebelum akhirnya berbalik menguat di tengah pelemahan bursa regional.

Berapa proyeksi IHSG pekan depan?

Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji kisaran 5.100–5.200 pada perdagangan pekan depan.

Sumber: JawaPos

Exit mobile version