Ekonomi

IHSG Sepekan Melemah 0,13%, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp118 Triliun

IHSG Sepekan Melemah 0 — Grafik pergerakan IHSG turun 0,13% dengan kapitalisasi pasar BEI susut Rp118 triliun pada pekan 2–6 November 2026
IHSG melemah 0,13% ke 5.050,429 pada perdagangan pekan 2–6 November 2026, menyeret kapitalisasi pasar BEI turun Rp118 triliun.

Jakarta, IDN Times — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan ini di zona merah. Pelemahan indeks turut menyeret kapitalisasi pasar saham Bursa Efek Indonesia (BEI) yang susut Rp118 triliun dibandingkan pekan sebelumnya.

Data perdagangan saham BEI selama periode 2–6 November 2026 menunjukkan IHSG terkoreksi 0,13 persen. Indeks bergerak dari 5.057,050 pada pekan sebelumnya menjadi 5.050,429.

“IHSG menjadi 5.050,429 dari 5.057,050 pada perdagangan pekan sebelumnya,” kata Sekretaris Perusahaan BEI, Elsierra Putri Yosita, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/11/2026).

Indikator Nilai
Periode perdagangan 2–6 November 2026
Posisi IHSG 5.050,429
Koreksi IHSG 0,13 persen
Kapitalisasi pasar Rp8.744 triliun

Kapitalisasi pasar menguap Rp118 triliun

Kapitalisasi pasar saham di BEI menyusut seiring melemahnya IHSG. Sepanjang pekan ini, kapitalisasi pasar BEI menguap Rp118 triliun dibandingkan pekan sebelumnya.

Tercatat kapitalisasi pasar BEI sepekan ini sebesar Rp8.744 triliun. Angka tersebut susut 1,34 persen dibandingkan pekan lalu yang mencapai Rp8.862 triliun.

Penurunan kapitalisasi pasar mencerminkan tekanan yang dialami sebagian besar saham di lantai bursa. Meski koreksi IHSG terbilang tipis, dampaknya terhadap nilai pasar seluruh saham tercatat cukup besar.

Rata-rata nilai transaksi harian turun paling tajam

Dari sisi likuiditas, rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan paling tajam, yakni mencapai 23 persen. Nilainya turun menjadi Rp11,04 triliun dari Rp14,34 triliun pada pekan sebelumnya.

Rata-rata frekuensi transaksi harian juga anjlok 16,44 persen menjadi 1,29 juta kali transaksi dari 1,54 juta kali transaksi. Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian BEI turun 3,50 persen menjadi 31,29 miliar saham dari 32,43 miliar saham pada pekan sebelumnya.

  • Rata-rata nilai transaksi harian turun 23 persen menjadi Rp11,04 triliun.
  • Rata-rata frekuensi transaksi harian anjlok 16,44 persen menjadi 1,29 juta kali transaksi.
  • Rata-rata volume transaksi harian turun 3,50 persen menjadi 31,29 miliar saham.

Ketiga indikator likuiditas itu menunjukkan aktivitas perdagangan yang lebih sepi dibandingkan pekan sebelumnya. Penurunan nilai transaksi harian menjadi yang paling mencolok di antara ketiganya.

Investor asing catat jual bersih Rp98,08 triliun

Adapun investor asing pada Jumat (6/11) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp328,20 miliar. Namun secara kumulatif, investor asing telah membukukan nilai jual bersih sepanjang tahun ini mencapai Rp98,08 triliun.

Angka tersebut meningkat dibandingkan pekan lalu sebesar Rp97,21 triliun. Artinya, aliran dana asing yang keluar dari pasar saham domestik masih berlanjut hingga pekan ini.

Jual bersih investor asing yang terus bertambah menjadi salah satu faktor yang menekan kinerja IHSG. Di sisi lain, pembelian bersih pada Jumat (6/11) memberi sedikit angin segar di penghujung pekan.

Pelemahan IHSG dan menyusutnya kapitalisasi pasar terjadi di tengah tekanan eksternal terhadap pasar modal domestik, termasuk evaluasi indeks MSCI yang menjadi sorotan OJK dan BEI.

Sejumlah isu eksternal mewarnai pergerakan pasar sepanjang pekan ini. Pembukaan perdagangan pekan lalu pun sempat diiringi sorotan OJK dan BEI terhadap tekanan IHSG dari evaluasi MSCI. OJK sebelumnya menyatakan masyarakat tetap percaya pada pasar modal meski indeks tertekan.

Kendati demikian, OJK mencatat transaksi harian saham sempat naik menjadi Rp16,31 triliun pada periode tertentu. Angka itu berbeda dengan rata-rata nilai transaksi harian yang tercatat turun tajam pada pekan ini.

Secara keseluruhan, pekan perdagangan 2–6 November 2026 ditutup dengan empat catatan utama: IHSG terkoreksi tipis, kapitalisasi pasar susut Rp118 triliun, likuiditas harian menurun tajam, dan jual bersih investor asing bertambah.

Pertanyaan Umum

Berapa posisi IHSG pada penutupan pekan 2–6 November 2026?

IHSG ditutup di level 5.050,429, terkoreksi 0,13 persen dari posisi 5.057,050 pada pekan sebelumnya.

Berapa besar kapitalisasi pasar yang menyusut?

Kapitalisasi pasar BEI menguap Rp118 triliun menjadi Rp8.744 triliun, atau susut 1,34 persen dibandingkan pekan lalu sebesar Rp8.862 triliun.

Berapa nilai jual bersih investor asing sepanjang tahun ini?

Investor asing mencatat jual bersih kumulatif sebesar Rp98,08 triliun, meningkat dari Rp97,21 triliun pada pekan sebelumnya.

Sumber: IDN Times

Exit mobile version