Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Ekonomi

Asing Net Buy Rp 561 Miliar Saat IHSG Turun ke 5.925, Saham Apa yang Diborong?

×

Asing Net Buy Rp 561 Miliar Saat IHSG Turun ke 5.925, Saham Apa yang Diborong?

Sebarkan artikel ini
Asing Net Buy Rp 561 Miliar Saat IHSG Turun ke 5.925 — Layar perdagangan saham menampilkan pergerakan IHSG dan data net buy asing di Bursa Efek Indonesia
IHSG ditutup turun 0,17% ke level 5.925,97 meski investor asing mencatat net buy Rp 561,6 miliar.
Banner Iklan Harianesia 468x60

Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 561,6 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Selasa (13/10/2026), meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah dan bertahan di bawah level psikologis 6.000.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup turun 0,17% ke level 5.925,97. Pelemahan ini menunjukkan derasnya pembelian bersih investor asing belum cukup kuat untuk menopang pergerakan indeks ke zona positif.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Tekanan terhadap IHSG terutama datang dari sektor teknologi yang melemah 0,95%, disusul sektor barang konsumen nonprimer yang turun 0,61% dan sektor keuangan yang terkoreksi 0,18%.

Pelemahan juga terjadi pada sektor barang baku sebesar 0,19%, barang konsumen primer 0,17%, serta transportasi dan logistik sebesar 0,03%.

Sebaliknya, sejumlah sektor berhasil menguat dan menahan koreksi lebih dalam. Sektor properti dan real estat memimpin kenaikan dengan penguatan 1,83%, diikuti sektor kesehatan sebesar 0,53%, energi 0,40%, perindustrian 0,29%, serta infrastruktur 0,28%.

Baca Juga :  Penyebab Harga Saham Berbeda dari Harga IPO Setelah Listing

Aktivitas Perdagangan di BEI

Di tengah pergerakan indeks yang cenderung melemah, aktivitas perdagangan saham di BEI mencapai 35,84 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,39 triliun.

Secara keseluruhan, 336 saham menguat, sementara 290 saham melemah dan 168 saham bergerak stagnan.

IHSG5.925,97 (-0,17%)
Net buy asingRp 561,6 miliar
Nilai transaksiRp 10,39 triliun
Saham menguat336 saham

10 Saham dengan Net Buy Terbesar Asing

Di tengah tekanan indeks, sejumlah saham justru menjadi buruan investor asing. Berikut daftar 10 saham dengan net buy terbesar asing pada Selasa (13/10/2026):

  1. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 592,53 miliar
  2. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 44,73 miliar
  3. PT Timah Tbk (TINS) Rp 35,28 miliar
  4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 34,45 miliar
  5. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 30,11 miliar
  6. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 18,35 miliar
  7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 18,24 miliar
  8. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 18,16 miliar
  9. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 13,18 miliar
  10. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 12,13 miliar
Baca Juga :  Bank BJB Raih Dua Penghargaan OJK untuk Literasi Keuangan

Dominasi saham sektor energi dan komoditas dalam daftar net buy terbesar asing sejalan dengan penguatan sektor energi sebesar 0,40% pada perdagangan hari ini. ENRG mencatatkan net buy jauh di atas saham lainnya, yakni Rp 592,53 miliar, atau lebih dari sepuluh kali lipat posisi kedua yang ditempati ASII.

Namun, besarnya net buy di saham-saham tersebut tidak serta-merta mengangkat IHSG ke zona positif. Tekanan dari sektor teknologi dan barang konsumen nonprimer masih menjadi beban utama indeks sepanjang sesi perdagangan.

Pertanyaan Umum

Berapa net buy investor asing pada 13 Oktober 2026?

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 561,6 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Selasa (13/10/2026).

Berapa level IHSG saat asing net buy?

IHSG ditutup turun 0,17% ke level 5.925,97, bertahan di bawah level psikologis 6.000.

Saham apa yang paling banyak diborong asing?

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memimpin dengan net buy Rp 592,53 miliar, disusul PT Astra International Tbk (ASII) Rp 44,73 miliar dan PT Timah Tbk (TINS) Rp 35,28 miliar.

Sumber: Kontan

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600