Investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 561,6 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Selasa (13/10/2026), meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah dan bertahan di bawah level psikologis 6.000.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup turun 0,17% ke level 5.925,97. Pelemahan ini menunjukkan derasnya pembelian bersih investor asing belum cukup kuat untuk menopang pergerakan indeks ke zona positif.
Tekanan terhadap IHSG terutama datang dari sektor teknologi yang melemah 0,95%, disusul sektor barang konsumen nonprimer yang turun 0,61% dan sektor keuangan yang terkoreksi 0,18%.
Pelemahan juga terjadi pada sektor barang baku sebesar 0,19%, barang konsumen primer 0,17%, serta transportasi dan logistik sebesar 0,03%.
Sebaliknya, sejumlah sektor berhasil menguat dan menahan koreksi lebih dalam. Sektor properti dan real estat memimpin kenaikan dengan penguatan 1,83%, diikuti sektor kesehatan sebesar 0,53%, energi 0,40%, perindustrian 0,29%, serta infrastruktur 0,28%.
Aktivitas Perdagangan di BEI
Di tengah pergerakan indeks yang cenderung melemah, aktivitas perdagangan saham di BEI mencapai 35,84 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 10,39 triliun.
Secara keseluruhan, 336 saham menguat, sementara 290 saham melemah dan 168 saham bergerak stagnan.
| IHSG | 5.925,97 (-0,17%) |
|---|---|
| Net buy asing | Rp 561,6 miliar |
| Nilai transaksi | Rp 10,39 triliun |
| Saham menguat | 336 saham |
10 Saham dengan Net Buy Terbesar Asing
Di tengah tekanan indeks, sejumlah saham justru menjadi buruan investor asing. Berikut daftar 10 saham dengan net buy terbesar asing pada Selasa (13/10/2026):
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 592,53 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp 44,73 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) Rp 35,28 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 34,45 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 30,11 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 18,35 miliar
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 18,24 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 18,16 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 13,18 miliar
- PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 12,13 miliar
Dominasi saham sektor energi dan komoditas dalam daftar net buy terbesar asing sejalan dengan penguatan sektor energi sebesar 0,40% pada perdagangan hari ini. ENRG mencatatkan net buy jauh di atas saham lainnya, yakni Rp 592,53 miliar, atau lebih dari sepuluh kali lipat posisi kedua yang ditempati ASII.
Namun, besarnya net buy di saham-saham tersebut tidak serta-merta mengangkat IHSG ke zona positif. Tekanan dari sektor teknologi dan barang konsumen nonprimer masih menjadi beban utama indeks sepanjang sesi perdagangan.
- IHSG ditutup turun 0,17% ke 5.925,97 meski asing net buy Rp 561,6 miliar
- Sektor teknologi melemah paling dalam, turun 0,95%
- ENRG memimpin net buy asing dengan Rp 592,53 miliar
Pertanyaan Umum
Berapa net buy investor asing pada 13 Oktober 2026?
Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 561,6 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Selasa (13/10/2026).
Berapa level IHSG saat asing net buy?
IHSG ditutup turun 0,17% ke level 5.925,97, bertahan di bawah level psikologis 6.000.
Saham apa yang paling banyak diborong asing?
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) memimpin dengan net buy Rp 592,53 miliar, disusul PT Astra International Tbk (ASII) Rp 44,73 miliar dan PT Timah Tbk (TINS) Rp 35,28 miliar.
Sumber: Kontan
