Arsenal meraih kemenangan kedua beruntun pada Liga Primer Inggris musim 2026/2027 setelah menundukkan Aston Villa dengan skor tipis 1-0 di Villa Park, Birmingham, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. Gol Bukayo Saka pada babak kedua menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut, sekaligus mempertahankan rekor sempurna The Gunners di awal musim.
Saka mencetak gol dari jarak dekat sebelum pertandingan memasuki menit ke-60, memanfaatkan umpan silang Riccardo Calafiori. Hasil ini membuat skuad asuhan Mikel Arteta mengoleksi enam poin penuh dari dua pertandingan pembuka, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kandidat kuat perebutan gelar.
Catatan historis Arsenal di awal musim
Kemenangan atas Aston Villa mengukuhkan konsistensi Arsenal dalam memulai musim dengan baik. Tim asal London Utara itu kini mengawali Liga Primer dengan dua kemenangan beruntun untuk ketujuh kalinya dalam delapan musim terakhir. Bahkan, torehan tersebut mereka raih dalam lima musim secara beruntun, sebuah konsistensi yang jarang terjadi di era kompetisi modern.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Aston Villa. Tim asuhan Unai Emery itu menjadi tim pertama yang finis di posisi empat besar liga utama Inggris, setelah menempati peringkat keempat pada musim 2025/2026, tetapi kemudian menelan kekalahan dalam dua pertandingan pertama musim berikutnya. Lebih buruk lagi, Villa gagal mencetak gol dalam dua laga awal — sebuah catatan yang terakhir kali terjadi sejak Queens Park Rangers (QPR) pada musim 1976/1977.
Kemenangan ini memang tidak diraih Arsenal dengan penampilan terbaik. Namun, The Gunners menunjukkan kematangan dalam mengelola pertandingan dan memanfaatkan peluang penting untuk mengamankan tiga poin — kualitas yang kerap menjadi pembeda bagi tim juara.
Dua kekalahan beruntun Villa di tengah transisi
Bagi Aston Villa, kekalahan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun. Villa tengah berada dalam periode transisi setelah menjalani musim panas yang penuh perubahan. Sejumlah pemain penting meninggalkan klub, sementara pemain baru mulai berdatangan untuk memperkuat skuad musim ini.
Salah satu pemain anyar yang mendapat kesempatan melakukan debut adalah striker Nicolas Jackson. Kendati Villa kembali gagal meraih kemenangan, terdapat sejumlah tanda positif dari penampilan tim asuhan Unai Emery tersebut. Debutan lain, kiper Zion Suzuki, juga tampil cukup solid di bawah mistar meski timnya harus menelan kekalahan.
Jalannya pertandingan sebenarnya dapat berubah apabila peluang Emiliano Buendia berbuah gol. Sayangnya, upayanya hanya membentur mistar gawang. Villa kemudian terus memberikan tekanan pada penghujung pertandingan, tetapi gagal menemukan gol penyeimbang.
Babak pertama tanpa tembakan tepat sasaran
Pada 15 menit pertama, kapten Villa John McGinn lebih dulu mengancam pertahanan Arsenal melalui tembakan melengkung yang masih melambung di atas gawang. Tidak lama kemudian, Buendia hampir membawa tuan rumah unggul melalui tembakan dari jarak sekitar 22 yard, tetapi bola hanya membentur mistar gawang.
Babak pertama berakhir tanpa satu pun tembakan tepat sasaran dari kedua tim. Bek kiri Villa, Ian Maatsen, sempat mencoba peruntungan setelah melakukan penetrasi dari sisi kiri, tetapi tembakannya masih melebar. Maatsen kembali mendapatkan peluang pada awal babak kedua, namun lagi-lagi gagal menemui sasaran ketika Villa mencoba meningkatkan tekanan kepada Arsenal.
Keputusan VAR yang mengubah momentum
Momentum kemudian beralih kepada tim tamu. Arsenal sempat mengira mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-54 setelah Maatsen menjatuhkan Saka di area pertahanan Villa. Wasit asal Australia, Jarred Gillett, awalnya menunjuk titik putih setelah melakukan pertimbangan.
Keputusan tersebut kemudian dianulir setelah VAR menunjukkan bahwa pelanggaran terjadi di luar kotak penalti. Arsenal hanya mendapatkan tendangan bebas yang dieksekusi Martin Odegaard, tetapi bola masih sedikit melebar dari sasaran. Meski demikian, dua menit berselang, Arsenal akhirnya memecah kebuntuan.
Pemain yang masuk pada babak pertama, Eberechi Eze, mengirimkan umpan kepada Riccardo Calafiori. Bek Arsenal tersebut kemudian melepaskan umpan silang ke depan gawang yang diselesaikan Saka dari jarak dekat. Pemain timnas Inggris itu pun merayakan gol yang membawa Arsenal unggul 1-0.
Tekanan Villa tanpa hasil
Villa berusaha bangkit setelah tertinggal. Nicolas Jackson memberikan umpan kepada McGinn, tetapi sang pemain tidak mampu mengontrol bola dengan sempurna sehingga kehilangan kesempatan untuk melepaskan tembakan. Bola muntah kemudian disambar Matty Cash, tetapi upayanya masih mampu diblok pemain Arsenal.
Tuan rumah kembali meminta penalti setelah Maatsen terjatuh di dalam kotak penalti pada babak kedua. Namun, Gillett tidak menganggapnya sebagai pelanggaran dan VAR juga tidak meminta wasit meninjau kembali keputusannya. Keputusan ini memicu protes dari para pemain dan pendukung tuan rumah.
Villa terus menekan dengan mengerahkan banyak pemain ke depan. Kondisi tersebut membuat mereka juga rentan terhadap serangan balik Arsenal. Kai Havertz sempat mendapatkan ruang dan melepaskan tembakan keras yang langsung mengarah kepada kiper debutan Villa, Zion Suzuki.
Pada akhirnya, Arsenal mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Arteta menunjukkan kematangan timnya dalam mengelola permainan dan menjaga keunggulan tipis tersebut — kemampuan yang sangat berharga dalam persaingan menuju gelar.
Sementara itu, Aston Villa harus menerima kenyataan pahit karena mengakhiri pertandingan tanpa satu pun tembakan tepat sasaran. Kekalahan ini membuat mereka masih harus bekerja keras untuk meraih kemenangan perdana pada musim baru, dengan pekerjaan rumah besar menanti Emery di sisa musim.
Pertanyaan Umum
Siapa pencetak gol kemenangan Arsenal atas Aston Villa?
Bukayo Saka mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut pada babak kedua, memanfaatkan umpan silang dari Riccardo Calafiori.
Bagaimana jalannya pertandingan Arsenal vs Aston Villa?
Pertandingan berlangsung ketat dengan babak pertama berakhir tanpa gol. Arsenal mencetak gol pada menit ke-56 melalui Saka, sementara Villa gagal mencetak gol dan tidak memiliki satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Apa dampak kekalahan ini bagi Aston Villa?
Aston Villa menelan kekalahan kedua beruntun di awal musim Liga Primer 2026/2027 tanpa mencetak gol, menjadikan mereka tim pertama yang finis di empat besar tetapi kalah dalam dua laga awal musim berikutnya sejak QPR pada musim 1976/1977.
Sumber: Republika




















