TELUK BINTUNI_HARAIANESIA.COM_ 4 Juli 2026– Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Pokja Adat Perwakilan Teluk Bintuni, Eduard Orocomna, S.T., menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARANI) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026.
PESPARANI Katolik IV akan digelar pada 6–10 Juli 2026 di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Mengusung tema “Memuliakan Tuhan dengan Nyanyian, Menguatkan Persaudaraan di Tanah Papua” ajang ini diikuti kontingen paduan suara dari kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat.
Wujud Kerukunan dan Persaudaraan
Eduard Orocomna menyebut PESPARANI bukan sekadar lomba paduan suara, tetapi momentum memperkuat persaudaraan dan kerukunan umat beragama di Tanah Papua.
“PESPARANI Katolik IV di Teluk Bintuni adalah bukti nyata bahwa nyanyian gerejawi mampu menjadi pemersatu. Melalui pujian, kita memuliakan Tuhan sekaligus menguatkan ikatan persaudaraan antar sesama anak Papua,” ujar Eduard, Sabtu (4/7/2026).
Ia mengapresiasi panitia, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dan Keuskupan Manokwari-Sorong yang telah mempersiapkan acara dengan baik. Menurutnya, Teluk Bintuni siap menjadi tuan rumah yang ramah bagi seluruh kontingen.
Makna Logo: Kesatuan Iman, Budaya, dan Persaudaraan
Eduard juga menjelaskan filosofi logo resmi PESPARANI Katolik IV Papua Barat 2026 yang menampilkan salib, merpati, not balok, siluet paduan suara, dan kepiting sebagai ikon Teluk Bintuni.
“Makna secara keseluruhan logo ini melambangkan kesatuan iman, budaya, dan persaudaraan umat Katolik di Provinsi Papua Barat dalam memuliakan Tuhan melalui seni musik liturgi, serta menegaskan peran Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah yang menyambut seluruh peserta dengan semangat kebersamaan, damai dan sukacita,” kata Eduard.
Sementara motto atau tema utama Pesparani Katolik ke-IV Papua Barat yaitu “Bersatu dalam Iman, Memuji Tuhan dalam Harmoni” ujarnya.
Dukungan MRPB untuk Kegiatan Keagamaan
Sebagai Anggota MRPB Pokja Adat, Eduard menegaskan komitmen lembaga kultural Papua Barat untuk mendukung kegiatan keagamaan yang positif.
“MRPB Pokja Adat mendukung penuh PESPARANI Katolik IV. Kegiatan ini sejalan dengan nilai adat Papua yang menjunjung tinggi kebersamaan, damai, dan syukur kepada Tuhan,” tegasnya.
Ia berharap PESPARANI melahirkan paduan suara berkualitas yang dapat mengharumkan nama Papua Barat di tingkat nasional. Selain itu, ajang ini diharapkan berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan sektor pariwisata di Teluk Bintuni.
“Selamat bertanding dalam sukacita. Jadilah garam dan terang melalui nyanyian. Sukses untuk PESPARANI Katolik IV Papua Barat Tahun 2026 di Teluk Bintuni,” pungkas Eduard.
Tentang PESPARANI Katolik IV Papua Barat 2026
PESPARANI Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat diselenggarakan pada 6–10 Juli 2026 di Kabupaten Teluk Bintuni. Tema kegiatan: _“Memuliakan Tuhan dengan Nyanyian, Menguatkan Persaudaraan di Tanah Papua”_. Motto: _“Bersatu dalam Iman, Memuji Tuhan dalam Harmoni”_.
(Dwi Wahyudi)























