Jakarta_HARIANESIA.COM_ Aktivis KPKB menyoroti kondisi ekonomi yang semakin dirasakan berat oleh masyarakat kecil. Di tengah sulitnya lapangan pekerjaan, banyak warga mengeluhkan penghasilan yang tidak menentu, sementara harga kebutuhan pangan terus naik hingga mencekik kehidupan sehari-hari.
Ketua Aktivis KPKB Dede Mulyana menilai keadaan tersebut menjadi ironi besar di tengah kekayaan sumber daya alam yang dimiliki negeri ini. Menurutnya, rakyat saat ini bukan hanya kesulitan mencari pekerjaan, tetapi juga menghadapi kondisi perputaran uang yang terasa semakin langka di tengah masyarakat.
“Rakyat hari ini menderita. Lapangan kerja sulit, harga pangan semakin tinggi, sementara uang terasa langka. Pertanyaannya, apakah kekayaan negeri ini justru ditimbun oleh para koruptor kelas kakap yang terus menggerogoti hak rakyat?” tegas Dede Aktivis KPKB dalam keterangannya.
Aktivis KPKB juga meminta aparat penegak hukum agar lebih serius dalam memberantas praktik korupsi besar yang dinilai menjadi salah satu penyebab kesenjangan ekonomi semakin melebar. Menurutnya, jika korupsi terus dibiarkan, maka rakyat kecil akan terus menjadi korban dari sistem yang tidak berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.
“Kami meminta negara hadir untuk rakyat, bukan untuk melindungi para pelaku korupsi. Jangan sampai penderitaan rakyat terus berlangsung sementara para koruptor hidup nyaman menikmati hasil kejahatannya,” lanjutnya.
Aktivis KPKB menegaskan bahwa pemerintah harus segera mengambil langkah nyata dalam membuka lapangan kerja, menstabilkan harga pangan, dan memastikan uang beredar sehat di tengah masyarakat agar kondisi ekonomi rakyat tidak semakin terpuruk.
Penulis :Doll23
