CIBINONG_HARIANESIA.COM— Selasa, 18 Agustus 2026 | 20.44 WIB Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2026 dilakukan secara cermat, efektif, dan terukur. Ia menekankan agar anggaran daerah diarahkan pada kebutuhan yang menjadi prioritas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rudy saat memimpin rapat pembahasan Rancangan APBD Perubahan TA 2026 di Pendopo Bupati Bogor, Selasa, 18 Agustus 2026.
Rudy mengatakan, perubahan anggaran harus disusun dengan memperhatikan skala prioritas. Pemerintah daerah perlu terlebih dahulu menginventarisasi seluruh kewajiban yang harus dipenuhi sebelum menentukan alokasi untuk program lainnya.
Menurut dia, langkah tersebut penting agar ruang anggaran yang tersedia dapat digunakan secara tepat dan tidak terserap untuk program yang kurang mendesak.
“Kita harus memastikan setiap program dan anggaran yang disusun benar-benar memiliki prioritas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai ada anggaran yang tidak efektif atau program yang tidak memberikan dampak nyata,” ujar Rudy.
Rudy juga meminta perangkat daerah mencermati setiap usulan program dalam pembahasan APBD Perubahan. Program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan pelayanan publik harus menjadi perhatian utama.
Ia menegaskan, pengelolaan anggaran daerah tidak cukup hanya berorientasi pada penyerapan. Setiap belanja pemerintah harus memiliki tujuan yang jelas serta memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.
Pembahasan APBD Perubahan 2026 diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih efisien, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan Kabupaten Bogor.
Dengan demikian, perubahan APBD tidak hanya menjadi penyesuaian terhadap struktur anggaran, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Fakih




















