Surabaya_HARIANESIA.COM_ 27 Juni 2026 Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) telah sukses menyelenggarakan Kongres Nasional di Surabaya pada 25–27 Juni 2026. Kongres yang dihadiri oleh delegasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan nasional GSNI.
Melalui mekanisme musyawarah kongres, M. Fadil Tegar Syafian dari DPC GSNI Surabaya resmi terpilih sebagai Ketua Umum dan Anggun Kumala Sari dari DPC GSNI Pemalang sebagai Sekretaris Jenderal GSNI untuk masa bakti 2026–2028.
Mengusung tema besar “GSNI New Generation”, kepengurusan baru berkomitmen membawa GSNI menjadi organisasi pelajar yang lebih adaptif, progresif, serta mampu menjawab tantangan zaman melalui penguatan kaderisasi, pengembangan kapasitas generasi muda, dan peningkatan kontribusi nyata terhadap pembangunan bangsa.
Dalam pidato perdananya, Ketua Umum terpilih M. Fadil Tegar Syafian menegaskan bahwa GSNI akan mengambil posisi sebagai organisasi yang independen dan menjadi mitra kritis pemerintah. Menurutnya, berbagai program yang memiliki orientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia patut diapresiasi dan dikawal bersama, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun Sekolah Rakyat, sepanjang pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“GSNI mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada peningkatan kualitas generasi muda dan kesejahteraan rakyat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis maupun Sekolah Rakyat. Namun, dukungan tersebut bukanlah cek kosong. Kami akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dengan memberikan kritik yang objektif, santun, dan berbasis data apabila dalam implementasinya ditemukan persoalan yang perlu diperbaiki. Bagi GSNI, keberpihakan utama adalah kepada rakyat dan masa depan Indonesia.”
Melalui kepemimpinan periode 2026–2028, GSNI berharap semangat GSNI New Generation mampu melahirkan generasi pelajar yang memiliki daya pikir kritis, karakter kepemimpinan yang kuat, serta semangat kolaborasi dalam mengawal kebijakan publik demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju, adil, dan berdaya saing.
Dwi























