JAKARTA_HARIANESIA.COM_ Guncangan ekonomi global bikin panas Senayan. Senator Paul Fincent Mayor terang-terangan mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengevaluasi kabinet ekonomi. Sasaran tembak: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
“Dengan kondisi kita begini, maka saya minta Pak Prabowo segera ganti Purbaya. Kita butuh menteri yang bisa ngomong sama pasar China, pasar Rusia, pasar Amerika,” tegas Paul Fincent, Sabtu 6/6/2026.
Menurutnya, kondisi Indonesia saat ini “tidak baik-baik saja”. Kebijakan fiskal harus lebih responsif kalau mau selamat sampai 2032.
Nama Sri Mulyani Indrawati langsung ia lempar sebagai opsi pengganti. Alasannya simpel: pengalaman Sri Mulyani di Bank Dunia dan IMF bikin jejaringnya kuat di meja perundingan ekonomi global.
*Papua Barat Daya Jangan Ditinggal*
Selain gebuk kabinet, Paul Fincent juga angkat suara buat Papua Barat Daya. Provinsi baru ini ia minta jadi perhatian serius.
Ia mendesak Pemprov Papua Barat Daya fokus ke 3 program utama: pendidikan, kesehatan, dan pembangunan ekonomi khusus. Tiga pilar itu harus jadi fondasi biar provinsi baru nggak jalan di tempat.
“Kenapa banyak begal? Karena pendidikan. Kalau pendidikan kuat, mereka bisa dapat fasilitas dan kerja,” sentil Paul Fincent.
Ia menambahkan, pembangunan ekonomi khusus harus diprioritaskan. Tujuannya biar warga Papua Barat Daya dapat sertifikasi tanpa harus jauh-jauh datang ke Jakarta. Mandiri, nggak tergantung pusat lagi. Pungkasnya.
Hingga berita ini naik cetak, Istana, Kementerian Keuangan, dan Pemprov Papua Barat Daya belum buka suara soal desakan senator tersebut.
Dwi






















