TANGERANG_HARIANESIA.COM– Pemasangan tiang utilitas MyRepublic di Jalan Kuring II, Pedurenan, Karang Tengah, yang sebelumnya disorot karena diduga belum berizin, justru mendapat dukungan dari sebagian warga.
Sejumlah warga mengaku lebih butuh akses internet cepat dibanding mempersoalkan izin tiang. Mereka menilai kehadiran tiang baru bisa mengakhiri masalah sinyal “lelet” yang selama ini dikeluhkan.
“Daripada sinyal lelet, mending ada tiang baru. Anak saya sekolah butuh internet buat Zoom. Kalau nunggu izin-izin kelamaan, kapan majunya?” kata Kopel, 42, warga RT 03 Pedurenan, Rabu (23/4/2026).
*Internet Jadi Kebutuhan Pokok*
Warga lain, Santi, 35, menyebut selama pandemi hingga sekarang, banyak aktivitas warga bergantung internet: sekolah daring, UMKM jualan online, hingga kerja remote.
“Jujur aja, provider lama di sini sering gangguan. Kalau MyRepublic mau masuk dan pasang tiang, ya silakan. Asal rapi aja masangnya. Jangan disangkut-sangkutin izin mulu, tapi warga yang susah internet dibiarin,” ujarnya.
Ketua RT setempat yang enggan disebut nama membenarkan banyak warganya sudah daftar pemasangan MyRepublic. “Saya didatangi warga, tanya kapan dipasang. Mereka butuh internet cepat. Soal izin, itu urusan perusahaan sama Pemkot. Warga mah taunya butuh layanan,” katanya.
*Minta Penataan, Bukan Pencabutan*
Meski setuju, warga tetap meminta tiang dipasang rapi dan aman. Mereka tidak ingin kabel semrawut atau tiang menghalangi jalan.
“Kalau bisa ya ditata. Jangan asal tancap. Tapi jangan juga langsung main bongkar. Kasihan warga yang udah nunggu internet kenceng,” kata Dedi, 29, pemilik warung kopi yang pakai WiFi untuk transaksi QRIS.
Warga berharap Pemkot Tangerang dan MyRepublic duduk bersama menyelesaikan izin, tanpa harus menghentikan pemasangan yang sudah berjalan. “Kalau izin bisa diurus sambil jalan, kenapa enggak? Yang penting warga kebagian internet bagus,” ucap Rudi.
Sebelumnya, Kepala Bidang Tata Ruang Kota Tangerang, ‘Aa’, menyatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan Rekomtek untuk pemasangan tiang MyRepublic di Jalan Kuring II. Pemkot disebut akan menindaklanjuti temuan tiang yang diduga ilegal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi MyRepublic terkait status perizinan dan tanggapan atas dukungan warga di Karang Tengah.
Dwi




















