Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
EdukasiHukum

Aktivis KPKB Sesalkan Oknum Pejabat Publik Tak Bermoral, Baru Dilantik Sudah Tersandung OTT

×

Aktivis KPKB Sesalkan Oknum Pejabat Publik Tak Bermoral, Baru Dilantik Sudah Tersandung OTT

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA_HARIANESIA.COM– Aktivis Kumpulan Pemantau Korupsi Banten Bersatu Nasional (KPKB ) Dede Mulyana menyayangkan masih adanya oknum pejabat publik yang diduga tidak menjaga moral dan amanah jabatan yang diberikan negara. Pasalnya, belum genap sepekan setelah dilantik, seorang pejabat tinggi negara justru harus berhadapan dengan aparat penegak hukum dalam operasi penindakan yang mengejutkan publik.

Baca Juga :  Maladi Simarmata: Berharap Komunitasnya Dapat Berkembang

Ketua Umum Aktivis KPKB Dede Mulyana menegaskan bahwa jabatan publik seharusnya menjadi amanah untuk melayani masyarakat, bukan dijadikan ruang untuk menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi maupun kelompok.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Ini menjadi tamparan keras bagi dunia pelayanan publik. Baru dilantik saja sudah tersandung persoalan hukum, artinya integritas sebagian pejabat masih sangat memprihatinkan,” tegasnya.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan seremoni pelantikan, tetapi harus dibarengi dengan pengawasan ketat serta penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang mengkhianati kepercayaan rakyat.

Baca Juga :  Direktur Lembaga Kebijakan Publik (LKP), Minta Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Kota Tangerang Dibatalkan

Aktivis KPKB juga meminta agar seluruh Lembaga Negara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses seleksi pejabat publik agar ke depan figur yang terpilih benar-benar memiliki rekam jejak bersih, moral yang baik, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat.

Penulis : Dede Mulyana

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600