Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Perempuan Dukung Pernyataan Senator PFM Terkait Pembubaran MRP

×

Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Perempuan Dukung Pernyataan Senator PFM Terkait Pembubaran MRP

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

JAKARTA, 12 MARET 2026 – Ketua DPP Gabungan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bidang Pergerakan Sarinah (Perempuan) menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Anggota DPD RI asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), yang sebelumnya menyebut agar Majelis Rakyat Papua (MRP) dibubarkan.

Menurutnya, dukungan tersebut diberikan karena selama ini MRP dinilai tidak pernah hadir untuk menangani kesusahan masyarakat adat Papua serta terdapat kekhawatiran terkait penyalahgunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Kita melihat bahwa masyarakat adat Papua menghadapi berbagai permasalahan mulai dari kehilangan tanah ulayat, kondisi pengungsi, hingga akses terhadap layanan dasar yang belum optimal. Namun sayangnya, lembaga yang seharusnya menjadi benteng perlindungan mereka ternyata tidak menunjukkan keberadaan yang nyata,” ujar Ketua DPP GMNI Bidang Pergerakan Sarinah.

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama SDIT Denada Kecamatan Priuk: Mempererat Silaturahmi dan Keimanan

Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Otsus Papua. “Dana yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah justru dinilai belum memberikan manfaat yang maksimal, bahkan ada indikasi penyalahgunaan. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa usulan pembubaran MRP perlu dipertimbangkan secara serius,” tambahnya.

Sebelumnya, Senator PFM juga telah mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan audit terhadap pengelolaan anggaran MRP Papua Tengah dan meminta BPK RI untuk membuka data terkait potensi kerugian negara. Selain itu, PFM menyatakan bahwa MRP belum menunjukkan keberpihakan nyata terhadap masyarakat adat yang menghadapi berbagai persoalan, termasuk kehilangan hutan dan tanah adat.

Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila, Camat Sepatan Menggelar Upacara, Maknai Jangan Ada Penghianatan

Pernyataan PFM sempat menuai kecaman dari Ketua Asosiasi MRP se-Tanah Papua sekaligus Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, yang menganggapnya sebagai pelecehan terhadap lembaga dan akan melaporkannya ke Majelis Kehormatan DPD RI. Namun dukungan dari GMNI menunjukkan bahwa kritikan terhadap kinerja MRP juga datang dari elemen pergerakan mahasiswa di tanah air.

Baca Juga :  Hari Jadi Humas Polri Ke-73, Divhumas Polri Gelar Donor Darah Bersama Media

Penulis: Tim/Dwi

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600