Bandung_HARIANESIA.COM_ Sejumlah perwakilan masyarakat bersama LSM Garasi menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan provinsi yang dinilai terbengkalai dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Dalam orasinya, perwakilan LSM Garasi menegaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi di berbagai wilayah tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Padahal, anggaran yang digelontorkan oleh negara untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur tidaklah kecil.
“Kami hadir di sini membawa suara masyarakat. Jalan yang rusak bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan roda perekonomian warga. Kami meminta Dinas PU Pemprov Jabar segera mengambil langkah konkret,” ujar salah satu perwakilan LSM Garasi.
Masyarakat yang turut hadir dalam aksi tersebut berharap adanya transparansi dan percepatan realisasi perbaikan jalan. Mereka juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan berdampak nyata.
LSM Garasi menyampaikan beberapa tuntutan utama, antara lain:
1. Segera melakukan perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.
2. Menyusun timeline yang jelas dan terbuka untuk publik terkait rencana perbaikan.
3. Meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat, dan diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
LSM Garasi menegaskan akan terus mengawal isu ini hingga ada langkah nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Lepi




















