Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Edukasi

Eric Vr: Kedaulatan Jurnalisme di Tengah Pusaran Disrupsi Teknologi 2026

×

Eric Vr: Kedaulatan Jurnalisme di Tengah Pusaran Disrupsi Teknologi 2026

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

​JAKARTA_31/12/2025. Industri media nasional dihadapkan pada persimpangan krusial menjelang tahun 2026. Menanggapi dinamika teknologi dan perubahan perilaku konsumsi informasi, tokoh pers Eric Vr menegaskan kembali pentingnya mengembalikan marwah pers sebagai instrumen pendidikan publik yang bermartabat dan inklusif bagi seluruh generasi.

​Dalam refleksi akhir tahun di Jakarta, Eric Vr menekankan bahwa kepatuhan terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan komitmen moral. Ia mengingatkan bahwa kebebasan pers adalah amanah yang harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial yang tinggi.

Banner Iklan Harianesia 300x600

​”Kemerdekaan pers bukan berarti kebebasan tanpa batas. Di tahun 2026, media tidak boleh menjadi budak algoritma yang hanya mengejar angka kunjungan (traffic) namun mengorbankan kualitas informasi yang menjadi hak publik,” ujar Eric dalam keterangannya.

Baca Juga :  Sambut Muharam Ceria" Sahabat Kota Tua Berbagi Kebahagian, Bersama Yatim & Dhuafa !

Visi Pers Inklusif: Menjembatani Lintas Generasi

​Eric memperkenalkan konsep “Pers Inklusif”, sebuah strategi media untuk merangkul keberagaman audiens, mulai dari generasi Baby Boomers hingga Gen Alpha. Menurutnya, media memiliki kewajiban untuk menyediakan konten yang relevan tanpa menurunkan standar kebenaran. Hal ini mencakup penyajian analisis data yang mendalam bagi pembaca senior, sekaligus pemanfaatan format visual dinamis bagi generasi muda.

Baca Juga :  Peringati Harlah ke-3, LSM Delik Hukum Nasional Tegaskan Penguatan Peran dan Ekspansi Organisasi

*​Lima Pilar Jurnalistik 2026*

​Sebagai pedoman bagi praktisi media dalam menghadapi tantangan masa depan, Eric Vr merumuskan lima prinsip utama yang harus dijunjung tinggi:

1.​ Akurasi Mutlak: Menempatkan kebenaran di atas kecepatan informasi.

2.​ Independensi: Menjaga jarak yang sama dari semua kepentingan demi objektivitas.

3.​ Kemanusiaan: Mengedepankan empati dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap pemberitaan.

​4. ransparansi: Terbuka terhadap koreksi dan aktif menyediakan ruang hak jawab bagi publik.

Baca Juga :  Cocok untuk Berbagai Proyek Konstruksi, RIIFO Hadirkan Pipa PPR Anti UV untuk Outdoor Piping!

5.​ Inovasi Beretika: Mengadopsi Kecerdasan Buatan (AI) sebagai alat pendukung efisiensi, tanpa menggantikan proses verifikasi dan intuisi manusia.

*Menjaga Kepercayaan Publik*

​Eric juga mendorong organisasi pers untuk lebih aktif dalam membina integritas jurnalis. Ia menegaskan bahwa martabat jurnalistik adalah aset terpenting yang tidak boleh dikompromikan oleh hoaks atau praktik informasi yang tidak berimbang.

​”Sekali kepercayaan publik runtuh, maka runtuh pula pilar keempat demokrasi kita. Pers harus tetap menjadi penjaga gawang informasi (gatekeeper) yang terpercaya bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600