Harianesia – 05 Juni 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah kasus dugaan korupsi besar melibatkan mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Kamu perlu tahu bahwa MBG adalah program strategis nasional dengan anggaran ratusan triliun rupiah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Pengawasan MBG
Ekonom Universitas Paramadina sekaligus Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Handi Risza, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan dalam tata kelola program MBG. Menurutnya, berbagai persoalan MBG dapat berangsur diatasi jika adanya pengawasan yang baik dari hulu ke hilir.
Kuncinya ada pada sistem pengawasan yang ketat terhadap dapur umum dan mitra penyedia makanan dari hulu ke hilir. Pergantian kepemimpinan BGN harus menjadi momen evaluasi total terhadap pelaksanaan program MBG. Indikator utama kesuksesan program MBG adalah higienitas dan pemenuhan gizi riil, bukan sekadar kecepatan menghabiskan anggaran belanja negara.
Kasus Korupsi MBG
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program MBG periode 2025–2026. Tiga tersangka tersebut adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, eks Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya, serta mantan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Dukungan Kelembagaan Lodewyk Pusung.
Kasus ini menjadi sorotan karena MBG merupakan program strategis nasional dengan anggaran ratusan triliun rupiah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah. Berdasarkan keterangan Kejaksaan Agung, perkara ini mulai naik ke tahap penyidikan pada Jumat, 29 Mei 2026.
SPPG dan MBG
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Cirebon Kejaksan Kesenden belum menerima bantuan motor listrik dari Badan Gizi Nasional (BGN). Meski demikian, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan normal dengan dukungan kendaraan pribadi dan armada dari yayasan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SPPG Kota Cirebon Kejaksan Kesenden, Igo Prasetia. Ia mengatakan pihaknya belum menerima bantuan motor listrik dari Badan Gizi Nasional (BGN). Untuk mobilitas harian, kata Igo, petugas SPPG saat ini masih menggunakan sepeda motor pribadi.
Kesimpulan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus berjalan meskipun terjadi kasus dugaan korupsi besar. Kamu perlu tahu bahwa MBG adalah program strategis nasional yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
FAQ
Apa itu MBG?
MBG adalah Program Makan Bergizi Gratis yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Apa yang terjadi dalam kasus korupsi MBG?
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program MBG periode 2025–2026.
Bagaimana pengawasan MBG?
Ekonom Universitas Paramadina sekaligus Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Handi Risza, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan dalam tata kelola program MBG.
Apa peran SPPG dalam MBG?
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah unit yang bertanggung jawab untuk menyediakan makanan bergizi kepada masyarakat.
Bagaimana dampak kasus korupsi MBG?
Kasus korupsi MBG dapat berdampak negatif pada kepercayaan masyarakat terhadap program MBG dan pemerintah.






















