Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
EdukasiTNI-POLRI

Yulius Setiarto Soroti Rencana Prabowo Kirim 20 Ribu Pasukan TNI ke Gaza Perlu Dikaji Mendalam

×

Yulius Setiarto Soroti Rencana Prabowo Kirim 20 Ribu Pasukan TNI ke Gaza Perlu Dikaji Mendalam

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Jakarta,-Anggota Komisi I DPR RI Yulius Setiarto menanggapi rencana Presiden Prabowo Subianto untuk mengirimkan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung sebagai pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina.

Menurutnya, rencana tersebut perlu dikaji secara mendalam, terutama dari sisi teknis jumlah personel, efektivitas penugasan, hingga implikasi pembiayaan negara.

Banner Iklan Harianesia 300x600

“Presiden Prabowo pernah menyampaikan bahwa kalau perlu sampai 20 ribu pasukan, saya kira perlu pendalaman teknis terkait dengan jumlah karena wilayah Gaza ini tidak lebih dari, luasnya tidak lebih dari Jakarta Pusat,” ujar Yulius dikutip Selasa (10/2/2026).

Baca Juga :  Hendak Masuk Jembatan Timbang, Truk Muatan Kayu Terguling

Yulius menilai, dengan kondisi geografis Gaza yang relatif sempit dan kompleks, pengerahan pasukan dalam jumlah sangat besar justru berpotensi menghadapi kendala teknis di lapangan. Oleh karenanya, politisi dari fraksi PDI Perjuangan itu memandang opsi jumlah pasukan yang lebih terbatas dapat dipertimbangkan secara lebih realistis.

“Sehingga secara teknis akan sangat sulit kalau 20 ribu pasukan dideploy. Tetapi kalau 2 ribu, 30 ribu itu menurut saya akan lebih efektif untuk dikirimkan,” lanjutnya.

Selain aspek teknis dan efektivitas, Yulius juga menyoroti faktor pembiayaan. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa kebijakan pengiriman pasukan ke luar negeri tidak menimbulkan beban berlebihan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga :  Johnny Situwanda. SH.,MH, : Selamat Tahun Baru Imlek 2025 "Gong Xi Fa Cai !

“Selain juga misalnya secara pembiayaan itu tidak akan terlalu memberatkan APBN,” katanya.

Lebih lanjut, Yulius mengingatkan pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah yang besar di dalam negeri, khususnya terkait rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah-wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, perhatian terhadap isu kemanusiaan global perlu tetap diimbangi dengan tanggung jawab negara terhadap rakyatnya sendiri.

“Lalu yang kedua kita masih punya PR yang banyak itu terutama di rehabilitasi dan rekonstruksi daerah-daerah bencana. Sehingga concern kepada Palestina tentu saja juga harus berimbang dengan concern terhadap wilayah-wilayah di Indonesia terutama yang saat ini ditimpa kemalangan karena bencana,” pungkas Yulius.

Baca Juga :  Kolaborasi Media dan Hotel 88 : Lomba Makan Spaghetti Rendang Bawa Kebersamaan

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan, Presiden Prabowo berencana mengirim pasukan perdamaian TNI di bawah mandat PBB, ke Gaza, Palestina, melalui Yordania. Rencananya pasukan yang dikirim akan bertugas menjaga situasi dan mendukung stabilitas regional di Palestina. Meskipun hingga saat ini TNI sendiri masih menunggu kejelasan terkait mandat yang diberikan.

(D. WAHYUDI)

Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600