Scroll untuk baca artikel
Banner Iklan Harianesia 325x300
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia floating
Banner Iklan Harianesia 728x250
Uncategorized

Tak Sekadar Belajar AI, 488 Siswa di Kudus Dibekali Cara Lawan Hoaks dan Penipuan Digital

×

Tak Sekadar Belajar AI, 488 Siswa di Kudus Dibekali Cara Lawan Hoaks dan Penipuan Digital

Sebarkan artikel ini
Banner Iklan Harianesia 468x60

Kudus – Polres Kudus terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar. Salah satunya melalui pelatihan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang menyasar siswa SMA dan sederajat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Tak sekadar mengenalkan perkembangan teknologi, pelatihan tersebut juga menjadi langkah kepolisian membekali generasi muda agar mampu memanfaatkan AI secara bijak, sekaligus mengenali dan mencegah berbagai potensi kejahatan di ruang digital.

Banner Iklan Harianesia 300x600Banner Iklan Harianesia 300x600

Pelatihan AI telah dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus. Terbaru, kegiatan digelar di SMK Wisuda Karya dan diikuti sebanyak 488 siswa.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung pemanfaatan teknologi AI melalui platform Senopati Academy.

Platform tersebut menyediakan berbagai materi edukasi interaktif, mulai dari kuis, pengenalan AI, hingga cerita simulasi mengenai berbagai persoalan dan kasus kriminalitas yang dapat terjadi di dunia maya.

Baca Juga :  Proyek Galian PDAM Tirta Asasta Depok di Duga Abaikan Protokol K3, Rusak Jalan, dan Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasat Binmas AKP I Kadek Dwi P Putra mengatakan, Senopati Academy merupakan platform yang dikembangkan Polri sebagai sarana edukasi bagi pelajar untuk mengenal kecerdasan buatan sekaligus memahami cara pemanfaatannya secara aman dan bertanggung jawab.

“Platform Senopati Academy merupakan buatan Polri. Tujuannya untuk memberikan edukasi kecerdasan buatan kepada siswa SMA sederajat,” ujar AKP I Kadek Dwi, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, dalam pelatihan tersebut para siswa dikenalkan dengan dasar-dasar AI, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga pemanfaatannya untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

“Pada kesempatan itu juga kami memberikan edukasi bagaimana melawan hoaks, melawan AI, serta mengajarkan prompt untuk mendukung proses pembelajaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Parkiran Pabrik di Jalan Pangkalan 5 Bekasi Diduga Dimanfaatkan Jadi Lokasi Penimbunan Solar Bersubsidi

Selain kemampuan teknis, AKP I Kadek Dwi menegaskan bahwa aspek etika menjadi bagian penting dalam penggunaan AI. Para siswa diberikan pemahaman agar teknologi tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan tidak dimanfaatkan untuk melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Materi edukasi juga dikemas melalui cerita interaktif yang menggambarkan pengalaman tokoh fiksi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam cerita tersebut, siswa dihadapkan pada berbagai persoalan digital, seperti modus penipuan hingga pengiriman undangan palsu yang bertujuan mendapatkan atau mencuri identitas pribadi.

“Pada cerita itu, siswa diminta untuk memecahkan permasalahan dan bagaimana menangkalnya,” ungkapnya.

Tak hanya menyajikan materi edukasi, Senopati Academy juga dilengkapi sejumlah fitur interaktif. Di antaranya permainan edukatif, simulasi IELTS dan TOEFL, serta fitur untuk membantu siswa mengeksplorasi potensi diri dan merencanakan masa depan.

Baca Juga :  Proyek Rp14 Miliar di Cibinong Disorot, PN Cibinong Benarkan Izin Penggunaan Direksi Kreet Sederhana

Melalui platform tersebut, siswa juga dapat memperoleh informasi terkait pengembangan karier, pilihan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, menggali potensi diri, hingga mencari peluang pekerjaan.

Polres Kudus berharap pelatihan tersebut dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi informasi di internet serta lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital.

Salah seorang siswa SMK Wisuda Karya, Abiprya, menyambut positif pelatihan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai AI semakin penting seiring perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Harapan saya bisa lebih paham tentang AI, menggunakannya dengan bijak, serta menghindari tindak kejahatan,” tandasnya.

Banner Iklan 1Banner Iklan 1
Banner Iklan Harianesia 120x600