Kabupaten Bogor_HARAIANESIA.COM– Sekretaris Umum (Sekum) Aktivis KPKB Zefri menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di dua lokasi, yakni di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.
Aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait persoalan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dinilai masih menimbulkan berbagai keluhan di masyarakat. Selain itu, massa aksi juga akan menyoroti sejumlah temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang menurut mereka perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut dari aparat penegak hukum.
Sekum Aktivis KPKB menyampaikan bahwa masyarakat menginginkan proses pendidikan yang transparan, adil, dan mudah diakses oleh seluruh calon peserta didik. Di sisi lain, hasil pemeriksaan BPK RI yang berpotensi menimbulkan kerugian negara juga diharapkan dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran.
“Kami akan menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai. Harapan kami, persoalan SPMB dapat dievaluasi, sementara temuan BPK RI yang berindikasi adanya penyimpangan dapat ditindaklanjuti secara profesional sesuai aturan hukum,” ujarnya.
Aktivis KPKB menegaskan bahwa aksi unjuk rasa akan dilaksanakan secara tertib dengan tetap menghormati ketentuan peraturan perundang-undangan serta mengedepankan penyampaian aspirasi secara damai.
Dede Mulyana























